Recent Posts

Dekonstruksi Plot The Ocean at The End of The Lane Neil Gaiman adalah salah satu penulis favoritku. Aku sudah pernah membaca novel ini ...

Dekonstruksi Plot The Ocean at The End of The Lane

Dekonstruksi Plot The Ocean at The End of The Lane


Neil Gaiman adalah salah satu penulis favoritku. Aku sudah pernah membaca novel ini beberapa tahun lalu. Sekarang jadi baca lagi gara-gara anak lelakiku membacanya. Dan jadilah coret-coretan dekonstruksi plot ini untuk membedah struktur novelnya. 
prolog
Si tokoh (dewasa) berkendara ke lokasi rumah dan lingkungannya yang dulu sempat di tinggali semasa kanak-kanak selama tujuh tahun dari usia lima sampai dua belas tahun. Dari sinilah cerita bertutur, flash back ke masa dulu.
opening
Ulang tahun si tokoh yang ketujuh tahun. Tidak ada yang datang ke ultahnya.
Dia dapat hadiah kucing, tapi kucingnya mati ditabrak penambang opal si penyewa kamar tokoh.
Tokoh harus merelakan kamarnya untuk ditempati para penyewa sebab kondisi perekonomian orang tuanya menurun. Beberapa penyewa datang silih berganti. Sampai kemudian datang penambang opal yang menyewa. Dia sempat menabrak anak kucing kesayangan si tokoh
impetus
Si tokoh sarapan dan menanyakan komik pada ayahnya. Komik ada di jok belakang mobil. Tapi ternyata mobil tidak ada di depan rumah. Polisi menelpon mereka dan mengabarkan bahwa mobil mereka ada di ujung jalan setapak.
Mereka pun pergi ke ujung jalan setapak itu. Ternyata si penambang opal ditemukan mati dalam mobil tersebut.
Chapter 4
Selagi polisi dan si ayah memeriksa TKP, tokoh dititipkan ke rumah pertanian milik hampstock. Si tokoh pergi bersama lattice untuk mencari asal mula kejadian-kejadian aneh di lingkungan mereka.
Chapter 5
Si tokoh dan lattice menjelajahi ladang sampai tempat yang tidak seperti alam real. Supra natural gitu deh. Semacam alam lain. Dengan berbagai petunjuk yang Lattice dapat setelah mengacungkan semacam ranting berbentuk Y ke satu benda ke benda lain sampai ke tempat yang mempertemukan mereka dengan monster kanvas. Wewe gombel kali ya kalau di Indonesia
Chapter 6
Lattice sedari awal bilang ke tokoh untuk tidak melepaskan tangannya. tapi saat monster kanvas itu menyerang mereka, si tokoh terlepas tangannya dari lattice dan justru menangkap master kanvas yang menyerangnya.
dramatic question
Saat si monster kain kanvas menyerangnya, si tokoh merasa seperti menginjak sesuatu dan terasa sakit di kakinya.
Chapter 8
Si tokoh pulang ke rumah dan merasa kakinya sakit
Chapter 9
Si tokoh membuang cacing dari dalam lubang kakinya ke dalam lubang pembuangan bak mandinya.  Tapi ada yang tertinggal dalam kakinya.
midpoint
Besoknya datang pengasuh baru karena si ibu harus kerja. Ursula monk ini mencurigakan sekali. Dan si tokoh sadar bahwa ursula adalah jelmaan dari sesuatu yang keluar dari kakinya waktu itu.
Chapter 11
 Si tokoh membencinya dn ursula memperlihatkan bahwa memang dia monster yang datang untuk menguasai orang-orang
Chapter 12
Si tokoh tidak mau memakan masakan ursula monk. Si ayah memarahi si tokoh dan bahkan menenggelamkan kepala si tokoh ke bak mandi.
Chapter 13
Si tokoh pergi melarikan diri ke rumah hampstock saat dikurung di kamarnya. Keluarga hampstock mengobati luka dan memberinya perlindungan. Mereka mengeluarkan bagian cacing yang tertinggal dalam kaki si tokoh dan memasukannya dalam toples.
Si nenek bahkan menggunting kejadian saat sang ayah menenggelamkan kepala si tokoh. Sehingga ketika oramg tua si tokoh datang menjemput, mereka lupa kejadian itu dan mempersilakan sitokoh menginap di rumah lattice.\cf0\par
low point
Paginya lattice membawa pulang si tokoh balik ke rumah sembari meminta ursula monk balik ke tempat asalnya. Lattice menaruh benda-benda untuk mengundang pemangsa dan pembersih datang agar menghabisi ursula monk.
Chapter 15
Ursula sempat menolak tawaran lattice untuk balik ke asalnya lewt lubang cacing yang ditaruh dalam toples (sisa cacing yang tertinggal di kaki tokoh).
Tapi ditakut-takuti bahwa pemangsa dan pembersih akan datang, ursula hendak balik tapi dia melihat jalan pulang tidak sempurna. Masih ada bagian kecil tertinggal dalam diri si tokoh, karena itu ursula hendak mengambil jantungnya
Chapter 16
Pemangsa dan pembersih menghabisi ursula. Tapi mereka tidak mau pergi setelahnya karena menginginkan si tokoh juga.
Chapter 17
Tokoh disuruh lettice untuk tetap berada dalam lapangan rumput yang menyerupai cincin peri selagi lattice pergi ke rumahnya untuk mengambil sesuatu dan minta pertolongan nenek.
Chapter 18
 Ada banyak gangguan datang, bahkan bayangan pemangsa menayamar jadi adik dan ayah si tokoh, juga lattice, tapi si tokoh bergeming. Dia tidak beranjak keluar dari cincin peri. Sampai akhirnya lattice datang membawa air dari kolam yang dibilangnya sebagai samudra. Si tokoh diminta masuk ke dalam ember itu. 
Chapter 19
Lattice dan si tokoh pergi ke rumah hampstock untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.
Si nenek minta para pemangsa pergi, tapi mereka terus bertahan untuk bisa mengambil si tokoh. Karena nenek tidak memberikannya, para pemangsa marah dan memakan apa saja. Semuanya.
climax
tokoh terdorong untuk meyerahkan diri pada para pemangsa dan pembersih daripada harus mengorbankan orang-orang lainnya. tokoh berlari melintasi ladang dan melewati batas. para pemangsa menerjangnya. tapi lettice melindunginya. sehingga para pemangsa melukai lettice.
Lattice ditaruh di kolam yang samudra itu, terambang di sana. Sampai kemudian ombak datang dan mengambilnya.
new world
Akhirnya para pemangsa pergi.
Si ibu lattice mengantar si tokoh balik ke rumah. Dan bilang ke orangtuanya kalau dia baru sajadari perpisahan lattice yang akan ke australia.
Lima tahun setelah kejadian itu, si tokoh pindah dari lingkungan tersebut.
closing
 Si tokoh dewasa bercakap-cakap dengan nenek hampstock. Kenapa dia sampai di situ saat ini, mungkin karena latice ingin melihatnya. Meski lattice tak tampak di situ. \par
Si tokoh berterima kasih karena lattice menyelamatkan jiwanya. 
Dia lalu berpamitan. 

0 komentar: