hybrid writerpreneur

improving writerpreneurship

Post Top Ad

Januari 14, 2023

Kontrol Atensimu: Kiat Sukses by Dian Nafi

by , in

 Kontrol Atensimu: Kiat Sukses by Dian Nafi



Kontrol atensimu. Ide menulis buku dengan judul ini terbersit ketika suatu pagi aku mendengar term atau istilah ini dari sabrang mawa damar pamuluh alias noe letto, anak dari cak nun (emha ainun najib).

Begitu aku mendapat covernya, beberapa hari kemudian kurasi terhadap tulisan dan cuitan-cuitanku sendiri dengan kata kunci atensi, focus, perhatian dan semacamnya dilakukan.

Butuh sekitar dua hari-an untuk memperoleh 800-an baris di notepad, yang setelah diusung ke file word, menjadi 80-an halaman. Proses editing dan layout sekitar seharian. And then here we go, some thoughts of dian nafi regarding with this topic. 

Joy reading^_^

Alhamdulillah buku 'Kontrol Atensimu' akhirnya tayang!

Bisa dibaca via 

@googleplay

 https://play.google.com/store/books/details?id=7XKnEAAAQBAJ&pli=1

bisa juga via 

@googlebooks

https://books.google.co.id/books/about?id=7XKnEAAAQBAJ&redir_esc=y


Go grab it!



Januari 10, 2023

Buat Apa Waktu dan Energi Kita

by , in

Buat Apa Waktu dan Energi Kita

Tips Produktif Kreatif



Buat Apa Waktu dan Energi Kita

Kiat Produktif Kreatif


Alhamdulillah sudah tayang di 

@GooglePlay

 


https://play.google.com/store/books/details?id=TDemEAAAQBAJ&pli=1


dan di 

@googlebooks

 

https://books.google.co.id/books/about?id=TDemEAAAQBAJ&redir_esc=y


Joy reading^_^

#dnbooks #365series #tips #produktif #kreatif #newbook #newcollection

PROSES KREATIF


Mulanya dorongan menulis yang meluap-luap di awal tahun baru 2023 ini karena diri dan jiwa tengah mengalami turbulence yang lumayan berat. Sampai pusing dan sakit kepala yang lumayan parah. Alhamdulillah sudah sehat dan pulih lagi setelah melepaskannya ke dalam muara-muara tulisan. sekali lagi, alhamdulillah, aku membuktikan bahwa writing can heal. 


Dari lepasan dan pecahan-pecahan pemikiran hasil turbulence itu jadilah satu buku berjudul unfairness. Seperti beberapa buku dian nafi yang sebelumnya, buku itu merupakan kompilasi cuitan-cuitan kontemplasinya di twitter dengan benang merah satu tema tertentu. Dan karena jumlah cuitannya dalam beberapa hari itu lumayan banyak, maka kompilasi alias kumpulannya bisa rangkum dalam satu hari. Alhamdulillah. Laa haula wa laa quwwata illaa billahil aliyyil adziim.

Nah, dari pengalaman kesuksesan mengumpulkan quote dian nafi dalam sehari satu buku itulah maka kemudian muncul ide membuat buku-buku berikutnya. Kebetulan sang keponakan yang sedang berlibur di rumah, memberikan ide dan inspirasi untuk menulis tentang tema bahagia, kebahagiaan, happy, happiness. So lahirlah buku kedua di 2023, judulnya bahagia itu sederhana.


Then, buku ketiga di 2023 dengan cara yang sama, merangkum tema kejujuran. Terinspirasi dari pesan sakhrukh khan saat diwawancara ketika menerima award di sarjan literacy festival. Be honest and have gentle heart. So dian nafi membuatnya menjadi dua buku. Mengkompilasi quote-quote dian nafi sendiri yang dicuitkannya selama bertahun-tahun di twitter. Ternyata tanpa disadari, cuitan twitter itu menjadi salah satu cara nyicil tulisan. Alhamdulilah. 

Begitulah ceritanya sehingga buku ini lahir. 


Nah, ini buku dian nafi yang ke-enam di 2023

Buat Apa Waktu dan Energi Kita

Tips Produktif dan Kreatif


Joy reading. Go grab it!


https://play.google.com/store/books/details?id=TDemEAAAQBAJ


http://books.google.com/books/about?id=TDemEAAAQBAJ




Januari 05, 2023

Apa Benar Kalau Jujur itu Ajur? Be Honest!

by , in

 Apa Benar Kalau Jujur itu Ajur? Be Honest!



Alhamdulillah buku ke-3 di 2023 sudah tayang.

berikut link buku Apa Benar Kalau Jujur itu Ajur? Be Honest! karya dian nafi terbitan hasfa publishing di @GooglePlay


https://play.google.com/store/books/details?id=8GalEAAAQBAJ

dan

berikut link buku Apa Benar Kalau Jujur itu Ajur? Be Honest! karya dian nafi terbitan hasfa publishing di @googlebooks

https://books.google.co.id/books?id=8GalEAAAQBAJ&printsec=frontcover&hl=id#v=onepage&q&f=false

Go grab it!

**

Apa betul kalau jujur itu ajur? Be Honest!

**

PROSES KREATIF

Proses kreatif penulisan buku Apa Benar Kalau Jujur itu Ajur? Be Honest! karya dian nafi

Mulanya dorongan menulis yang meluap-luap di awal tahun baru 2023 ini karena diri dan jiwa tengah mengalami turbulence yang lumayan berat. Sampai pusing dan sakit kepala yang lumayan parah. Alhamdulillah sudah sehat dan pulih lagi setelah melepaskannya ke dalam muara-muara tulisan. sekali lagi, alhamdulillah, aku membuktikan bahwa writing can heal. 


Dari lepasan dan pecahan-pecahan pemikiran hasil turbulence itu jadilah satu buku berjudul unfairness. Seperti beberapa buku dian nafi yang sebelumnya, buku itu merupakan kompilasi cuitan-cuitan kontemplasinya di twitter dengan benang merah satu tema tertentu. Dan karena jumlah cuitannya dalam beberapa hari itu lumayan banyak, maka kompilasi alias kumpulannya bisa rangkum dalam satu hari. Alhamdulillah. Laa haula wa laa quwwata illaa billahil aliyyil adziim.

Nah, dari pengalaman kesuksesan mengumpulkan quote dian nafi dalam sehari satu buku itulah maka kemudian muncul ide membuat buku-buku berikutnya. Kebetulan sang keponakan yang sedang berlibur di rumah, memberikan ide dan inspirasi untuk menulis tentang tema bahagia, kebahagiaan, happy, happiness. So lahirlah buku kedua di 2023, judulnya bahagia itu sederhana.


Then, buku ketiga di 2023 dengan cara yang sama, merangkum tema kejujuran. Terinspirasi dari pesan sakhrukh khan saat diwawancara ketika menerima award di sarjan literacy festival. Be honest and have gentle heart. So dian nafi membuatnya menjadi dua buku. Mengkompilasi quote-quote dian nafi sendiri yang dicuitkannya selama bertahun-tahun di twitter. Ternyata tanpa disadari, cuitan twitter itu menjadi salah satu cara nyicil tulisan. Alhamdulilah. 

Begitulah ceritanya sehingga buku ini lahir. Dan covernya lahir lewat bantuan desainer yang juga memberi ide supaya judulnya dibuat berdialog (alias ada dialektikanya).

Apa Benar Kalau Jujur itu Ajur? Be Honest!


Desember 21, 2022

12 Sectors of Dian Nafi

by , in

 



Mungkin teman-teman sudah pernah baca postingan terdahulu tentang wide range possibility of dian nafi.  dan DNA of dian nafi. 

Untuk lebih detailnya, beberapa sektor atau field alias bidang aka expertise yang menjadi concern, media dan wadah dian nafi berkiprah ditulis dalam 12 postingan. 


Dian Nafi : Digital, Coding, Startup, Tech

#DNsectors #digital #coding #startup #tech


Dian Nafi:Gender, Women, Feminism

#DNsectors #women #gender #feminism


Dian Nafi : Enterpreneurship, Ekonomi, UMKM, SME, Bisnis, Ekonomi Syariah

#DNsectors #economy #ekraf #enterpreneuship #umkm #sme #ekonomisyariah


Dian Nafi : Creative, Art, Culture

#DNsectors #creative #art #culture


Dian Nafi: Spiritual, Religiousity, Islamic, Phylosophy, Deradicalization, Moderation

#DNsectors #religiousity #spirituality #islamic #moderation


Dian Nafi: Literacy, Education, Media

#DNsectors


Dian Nafi: History, Culture, Heritage

#DNsectors


Dian Nafi: Energy, Environment, Sustainability

#DNsectors


Dian Nafi: Public Policy, Advocation, Social, Humanism

#DNsectors


Dian Nafi: Architeture, Creative City, Urban Planning & Development, Artificial/Built Environment 

#DNsectors


Dian Nafi: Leadership, Community, Social Organization, Volunteering

#DNsectors


#DNsectors

**

However, berikut beberapa sektor/area/field/bidang menurut beberapa reference. 

The 12 sectors are 

youth, parents, business,media, school, youth-serving organizations, law enforcement, religious or fraternal organizations, civic or volunteer groups, 

healthcare professionals, state or local agencies, and other local organizations.


The order of the 11 sectors based on size is as follows: 

Information Technology, Health Care, Financials, Consumer Discretionary, Communication Services, Industrials, Consumer Staples, Energy, Utilities, Real Estate, and Materials


Kalau kamu? What is your genre?

Desember 15, 2022

Fashion Outer Batik Dian Nafi

by , in

 Fashion Outer Batik Dian Nafi


Kebetulan sekali pada awal bulan Muharram kemarin, ada koleksi outer batik double side di sebuah toko di daerah dekat Menara kota Kudus. Karena dian nafi sedang merencanakan perjalanan ke ibukota Jakarta, ibu kota provinsi Jawa Tengah Semarang  dan juga ibukota provinsi Jawa Timur Surabaya untuk beberapa kunjungan dan event, maka tawaran fashion tradisional batik ini menjadi sangat menarik. Memang ada beberapa model dan versi gaya fashion yang dian nafi sukai, termasuk batik ini. 

outer 2 side batik dian nafi


Koleksi outer atau disebut juga baju luaran double side (dua wajah/muka alias bisa bolak balik) menambah koleksi outer sebelumnya yang biasanya polos. Sekaligus menambah koleksi batik yang biasanya berupa kemeja atau baju atasan. 

Berikut beberapa tampilan dian nafi dalam koleksi fashion outer batik double side-nya. 

Dian Nafi dengan outer batik ungu kuning di Kedutaan UK (Inggris)

Dian Nafi dengan outer batik ungu kuning di Kedutaan UK (Inggris) 



Dian Nafi dengan outer batik ungu kuning di kompleks makam Gus Dur Jombang Jawa Timur dalam rangkaian acara Temu Tunas Gusdurian se-Indonesia. 


Dian Nafi dengan outer batik oranye hijau  di Universitas Al Azhar Jakarta. 


Dian Nafi dengan outer batik ungu kuning di Wisma Haji Sukolilo Surabaya.



Dian Nafi dengan outer batik hijau oranye di Kampus Hidayatullah. 

 


Dian Nafi dengan outer batik biru merah di Gedung Go To, Gojek Tokopedia. 


Dian Nafi dengan outer batik hijau oranye di restography dan wisma Dewa19 


Dian Nafi dengan outer batik biru merah di M-Bloc Festival rangkaian acara Rakernas Kota Kreatif se-Indonesia.  


Dian Nafi dengan outer batik double side hijau ungu di Taman Ismail Marzuki Cikini Jakarta. 

Mudah-mudahan untuk pengembangan Hasfa Group di bidang fashion, dalam hal ini digawangi oleh FIUNG fashion and craft, bisa juga mendesain dan memproduksi fashion yang terinpirasi oleh koleksi ini. Aamiin. 
Desember 07, 2022

Short Story (Sequel from The Young Man and The Old City)

by , in

 Short Story (Sequel from The Young Man and The Old City)




agak menakjubkan kalau nemu satu orang yang meski telah bertahun-tahun gak ketemu, tapi tiap ketemu gak sengaja karena event selalu membuahkan cerpen-cerpen baru *kompilasinya bisa jadi satu buku lagi *serial *sequel dari the young man and the old city

kamu tidak pernah punya fotonya satu pun, tapi wajah dan senyumnya selalu terpampang jelas di benakmu.

Deg-degan. Then finally finding his smile, sooner than i thought before.

Lho kan dadi jerawaten. Marai ketemu owg.

Anak muda ini memang deh. Dan sekarang aku diawasi kakaknya krn tadi kami ketahuan saling melambaikan tangan: Aneh banget. Kenapa kalau ketemu malah kangen Dan sekarang saling curi pandang Demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kucoba pejamkan mata saja. tapi yang ada di pelupuk mata yg terpejam justru wajahnya yg tersenyum. Jadi sekarang balik melek, tapi nunduk dalam-dalam. *kenapa juga dudukku sejurus dg pintu shg memungkinkan scene ini terjadi Anehnya pas barusan mengangkat kepala dan melirik ke arah dia berdiri tadi, berharap dia masih di sana. Ya nggak mungkin lah dia akan berdiri di situ terus. Eh barusan mikir gini, anaknya terlihat berlari2an di seberang. Dus berarti dia masih di situ. *buru2 nunduk lagi Dan sekarang matamu mencari-cari lagi sosoknya. Berharap kalian saling bercakap-cakap lagi meski hanya lewat tatapan dan pandangan mata saja, dari arah kejauhan. Gini lho rasa lagunya dewi yul dan broery marantika sekarang anak kecilnya yang ganteng berdiri di tempatnya berdiri tadi. Menyandarkan kepalanya di pagar masjid, memandangiku dari kejauhan. Dengan sorot mata jenakanya yg seperti mata ibunya yang seperti mataku. Dia berlari ke arah dalam ruangan masjid begitu iqomat terdengar. Dan barusan iparnya memandangiku, curiga kenapa aku terus mengawasi pintu But then saved by my conversation with his nephew about their studies and upcoming final assignment. So glad he's back with another costum. Oh gosh, my aunty tease me and him when we walk in front of him. We laugh, three of us. Then she talk about our past - how i just left him for arranged marriage by my parents. We pass a home at corner of the gang. Then i just realize that he buy a home near my grandma's home. A home that i and he dreamed of when we were still together. He manifest what we dream of, event I have left him suddenly and not in manner. He actually sent me some messages through whatsapp. I know he miss me sometimes or sonething like that. But i answer it by wise messages. Be good, jangan bosan untuk menjadi anak baik. I block him from any other opportunities. For our own goodness and integrity. Just now he offer to bring some of the family to the reception tomorrow. Should i join his car or avoid him by riding another car? Finally i choose another car than his car My aunty curiously ask me which car I join at morning event. Coz she heard about his offering. (She come in 2nd session so she's not with us) I explain that I know he bring his car but I choose to join my brother's car. My aunty laugh widely. (Between proud of her niece and reflect on her styory life). the paradoxical part is that my aunt once cheated on her husband, who was back with his ex. I can feel her trauma and her parriality to the wife. So even i know my aunt love me much, i should have empathy with any wives. I've experienced by myself Kenapa aku buru2 pulang Avoid total damage? Biar bikin kangen? Gabungan keduanya? My aunty texted me when i am on bus way home. Tuh dicariin tuh So awkward when his nephew whom we take care of when he was still baby,call me 'mbak' rather than 'tante' right now. Just like his uncle call me in that past. We carry that baby alternately while we walk around kampung early morning. His mom keep eye on us with her sincere smile His nephew's age right now is the same age when the uncle was with me. Wow, i can see the pattern as used to be. 24 is my fave. So weird when i almost 50, still 24 have something to pay attention. Gimana sih kalau lihat istri mantan mirip banget wajah dan gesturnya dg kita Seneng? Sedih? Campur aduk? Ditambah baru nyadar kalau suami kita sebenarnya ternyata mirip banget dengan mantan kita Suddenly this morning we met. I walk pass by his house when he prepare his car in garage. Coz i need handbag, so i stop by and borrow it. He try to bring a bag but not suitable with the event. So the neighbour-who know what i mean-try to explain it. When i make a call with my sis his wife come down from the house bringing two handbags. She shocked when realizing that it is me. As usual she kiss my backhand with respect (such as i am the first wife:D), then ask me to choose between two handbags. She ask me to take it than return it. What should i do Take it? Return it after the event? Finally I take it coz she insist. Segitu baiknya istrinya, jadi gak mungkin aku bikin luka di hatinya ya kan. *noted.

My aunty texted me again when i have arrived at my hometown. He is very dilligent in helping our family while his eyes trying to find me at my grandma's house:D

**

Nih dia info novel yang sebelumnya ya.


November 28, 2022

Bazaar 100 UMKM dan Pentas Seni Budaya di Lapangan Bangsri Jepara

by , in

Post Top Ad