Recent Posts

23 Mei 2020

Live Instagram: Women Speak Series

Live Instagram: Women Speak Series


Tanggal 21 April 2020 nya, Dian Nafi kembali diinterview. Kali ini wawancara oleh sekolah menulis dan medianya live instagram.

Pokok-pokok pembahasannya antara lain sebagai berikut:


Diskusi bagaimana menulis alur serapi itu?

Apa novel Too Good To BeTrue ini kisah nyata?

Apakah tipe menulis di rumah atau suka di luar rumah misal di cafe atau di mana

Sharing teknik menulis

bagaimana membuat konflik

Apakah punya teknik menulis sendiri

Apakah selalu lewat penerbit mayor


Dari banyak buku yang ditulis, manakah buku yang favorit

Apakah membuat buku panduan menulis


Interview kemarin itu seru banget dan seperti biasanya, justru menambah semangat untuk menulis lagi, menaikkan vibe kreatifitas dan challenging as well.


Semoga sharing kepenulisan ini berkah dan bermanfaat untuk para pendengar dan pemirsa. Aamiin aamiin ya robbal alamiin.


Talkshow With Lingkar Luar Podcast

Talkshow With Lingkar Luar Podcast



Alhamdulillah meski working from home, ternyata ada saja kesempatan untuk hadir bertemu dengan banyak orang, meski itu lewat online dan media digital. beberapa hari lalu, dua media minta kesediaan Dian Nafi untuk interview seputar dunia kepenulisan. 

Kemarin tanggal 20 April 2020, Podcast Lingkar Luar mewawancarai Dian Nafi seputar kepenulisan. Dan akhirnya tayang rekamannya pada tanggal 11 Mei 2020. 

Pertanyaannya seputar 


awal karir kepenulisan.

masalah-masalah awal nulis

Pengalaman menulis

Gimana mengatur waktu menulis dengan pekerjaan lain

Terus mengalirlah ke mana-mana juga pembahasannya itu. Termasuk bagaimana ceritanya kok bisa sampai pergi ke Belanda dan jalan-jalan ke Eropa.

kenapa menekuni kepenulisan padahal kerja arsitek bayarannya lebih gedhe dan seterusnya.

Bagaimana mengatasi kejenuhan

Apakah sudah pernah menulis buku berkaitan dengan arsitektur 


dan lain-lain pertanyaan.



Dengerin sendiri ya rekaman podcast-nya. Silakan langsung meluncur ke channel podcast yang keren ini. 

Gratitude Jurnal #DNEvents 2020

Gratitude Jurnal #DNEvents 2020 





Biasanya Gratitude Jurnal #DNEvents ditulis menjelang akhir tahun, merangkum seluruh event yang dilakukan Dian Nafi sepanjang tahun itu. Namun karena tahun 2020 ini beda, Gratitude Jurnal #DNEvents 2020 ditulis mulai akhir April ini ya. Namun tetap merangkum semua event dari awal tahun 2020. dan akan  diperbarui terus setiap ada event baru, alias update. Jadi, stay tune!

Tentu saja sebagian besar event dan kegiatannya dilakukan secara online dari rumah karena ada pandemic corona yang mengharuskan kita semua stay at home. 

Stay safe. Stay healthy ya!


After last year's journal of gratitude like these (below)
#DNEvents 2019
#DNEvents 2018
#DNEvents 2017

#DNEvents 2016
#DNEvents 2015
#DNEvents 2014
#DNEvents 2013
#DNEvents 2011-2012

so we go to Journal #DNEvents 2020


januari

Mendampingi Pembimbingan Manasik Haji KBIH 

Workshop Parenting Fatayat NU

Konferensi Muslimat NU 

Penganugerahan Finalis Lomba Blog Bank Indonesia - Jakarta

Buku Baru: Kumpulan Cerita Anak Kue Ibu


Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umroh - Yogyakarta

Buku Baru: Antologi Travinspira

februari

Buku Baru: Buku Hybrid Paradox

Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umroh -Jogjakarta

Buku Baru: Novel Majid

Trip bareng Dinas Pariwisata Palembang 

maret

Gabung Kantor Media

Bakti Lingkungan di Candi Gedong Songo bareng Djarum 

Juri Lomba menulis Cerita Anak

Buku Baru: Buku Kumpulan Cerpen Rumah Kita

Buku Baru: Kumpulan Cerpen Perempuan-Perempuan Pesantren

Buku Baru: Buku Working From Home

Buku Baru: Novel Someone Like You

april

Novel ALIN

Buku Baru: Novel Perjalanan Haji dan Umroh: Too Good To Be True

Buku Baru: Antologi Jelajah Masjid Agung Demak

Buku Baru: Kumpulan Cerpen Pawastran

Buku Baru: Buku Copy and Content Writing 


20 April Interview Sharing Kepenulisan with Podcast Lingkar Luar

Buku Baru: Buku Sederas Hujan Seterang Purnama


21 April Interview Live IG with sekolah menulis

24-26 April  techstar startup weekend

28 April mengajar kelas online digital marketing womenwill initiative by google

30 April mengajar kelas online Optimasi Media Sosial initiative by google

mei

3 mei  Talkshow Seni RRI: dandangan

Buku Baru: Antologi Senarai Cinta Smurumarahita

5 mei Bincang Budaya RRI: dugderan

Buku Baru: Antologi Arsitektur Masjid Agung Demak; Menjaga orisinalitas dan menawarkan modernitas.

7 Mei Talkshow Ramadhan RRI: Megengan

9 Mei Talkshow  Budaya RRI: Baratan

20 Mei Zoom Class: writerpreneurship di era new normal

27 Mei Zoom Brainstorming Penulis Arsitektur

Terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama. 
Thanks a lot for having me:)

For reservation and any other collaboration, please do not hesitate to contact at 081328767574 or klik bit.ly/orderhasfa or email: dnizers@gmail.com

Writerpreneurship Dan Era New Normal




Writerpreneurship Dan Era New Normal

Rabu 20 Mei 2020 kemarin, Dian Nafi mendapat undangan dari satgas NU peduli covid-19 untuk mengisi sesi sharing via zoom. Topiknya tentang writerpeneurship dan  Era New Normal.

Alhamdulillah sesi satu jam ini menjadi kesempatan untuk menyemangati utamanya diri sendiri dan juga lebih banyak orang lagi supaya bisa memanfaatkan era new normal, di mana makin banyak pengguna internet dan gadget. Writerpreneurship makin punya banyak peluang dan kesempatan yang lebih luas. sayang sekali kalau kita tidak bisa menggunakan dengan sebaik-baiknya. mengendarai momentum dengan seoptimal mungkin, mengerahkan segala daya upaya usaha dan doa untuk bisa menghasilkan yang terbaik.

baik dari sisi kemanfaatan, sehingga kepenulisan kita memiliki nilai jariyah yang masih bisa kita petik buahnya meskipun kita sudah tiada dan berpindah ke alam lain, maupun dari sisi benefit berupa finansial,material, jaringan, networking dan lain-lain yang bernilai duniawi.

However kita semua tahu bahwa yang sepertinya tampak duniawi juga bisa menjadi bekal yang baik untuk ukhrowi kita. Kan muslim mukmin yang kuat secara ekonomi justru yang dianurkan, agar kita punya kemandirian, sehingga tidak meminta-minta. Ya kan. Aamiiin..
Apalagi kalau bisa memberi. Karena Orang yang tangannya di atas lebih baik daripada tangan di bawah. 

Ada banyak banget sebenarnya yang bisa dibahas terkait writerpreneurship. Karena waktunya singkat, hanya satu jam sudah berikut tanya jawab, maka dalam kesempatankemarin dibagikan tentang tiga jalur kepenulisan yang profitable.

12 Mei 2020

Gratis Ebook Tiga Biru Segi

Gratis Ebook Tiga Biru Segi



Puisi sejak riwayatnya yang paling usang adalah dunia tersingkir, dunia tercibir.
Demikian Damhuri Muhammad dalam pengantar buku Luka Mata, buku sajak Hasan Aspahani.
Puisi pula yang telah menjadi medium terluar ketika kedahsyatan menerpa seseorang.
Demikianlah pula ketika bencana alam di tiga sudut bumi nusantara menuliskan puisinya.
Dan mereka, para penulis yang mengirimkan puisinya, telah menuliskannya kembali menjadi untuk, apa yang disebut Dahari sebagai "menghembuskan gairah epistemologi". Jika kini puisi-puisi ini menjadi buku yang terbaca, itu karena puisi telah menjadi kasih karena bencana tak boleh hanya lara sendiri.

Sebagai antologi, keberagaman menjadi dimensi yang menguatkan buku ini yang didedikasikan sepenuhnya untuk bencana yang tak hanya sampai pada simpati. Tetapi ingin menjadi saksi, bahwa puisi menjadi kasih yang nyata dalam kata dan tindakan.


buku "TigaBiruSegi"
Antologi Puisi Kasih – Tanah,Air, Udara
Penulis: Dian Nafi & Hasfriends
Penerbit: Hasfa Publishing
ISBN 978-602-98386-0-2
harga : Rp 30.000, tebal 116 hal, HVS 70 gr, ukuran 13,5x20 cm.

Teman-teman bisa dapatkan gratis ebooknya di sini ya. Untuk menemani teman-teman di masa karantina alias isolasi diri di rumah. 





Joy Reading!
Stay at Home!
Stay Safe!
Stay Healthy!


Untuk lihat dan beli buku-buku Dian Nafi lainnya, klik bit.ly/bukudiannafi

Untuk beli buku-buku versi digital alias ebook Dian Nafi di Amazon, klik bit.ly/diannafi

Untuk beli buku-buku versi digital alias ebook Dian Nafi di Google Books dan GooglePlay, klik bit.ly/DianNafi

3 Mei 2020

Menjahit, Menggambar atau Membangun Cerita

Menjahit, Menggambar atau Membangun Cerita


Sebenarnya apakah kita ini Menjahit, Menggambar atau Membangun Cerita?

Semua beda-beda metode dan pendekatan. 

Hari ini di masa pandemi corona, guru kita Pak AS Laksana menggelar pelatihan menulis (online) seharga satu juta rupiah untuk mengajarkan tentang bagaimana menggambar kalimat, menggambar cerita.


Sedangkan Mbak Dewi Dee Lestari penulis Supernova series mengajar kelas menulis online juga, Kazen Writing.  Kaizen, perbaikan kecil yang dilakukan berkesinambungan, adalah prinsip yang mbak Dewi Lestari yakini dan terapkan dalam menulis. Di kelas tersebut mbak Dee akan berbagi metode hasil pengalaman dan uji coba sepanjang 19 tahun kariernya sebagai penulis. Peserta  akan tahu tahap demi tahap yang saya lakukan, hal penting apa saja yang perlu dicermati ketika berproses, dan berbagai perbaikan yang bisa diterapkan agar kemampuan menulismu terus bertumbuh.


Pak AS Laksana jualan kelas menulisnya di facebook. Mbak Dewi Lestari jualan kelas menulisnya lewat twitter. 

Seorang penulis kelahiran Indonesia berketurunan Tionghoa yang sudah lama tinggal di Amerika Serikat, Bu Lian Gouw, punya pendekatan lain. Dia selalu menampilkan adegan-adegan dalam imajinasinya di kepala seperti dia sedang memutar film, dia menyaksikan film yang dibuatnya itu dalam benak, lalu menuangkannya dalam kalimat-kalimat novel. Begitu cara bekerjanya. 


Penulis favoritku Khaled Hussein yang karyanya The Kite Runner kubaca ulang beberapa kali, terlihat kalau menjahit ceritanya dengan sangat rapi. Ada benang merah yang tampak ketika kita membaca utuh ceritanya, semua dijalin dalam puzzle puzzle yang kemudian kita temukan saling berhubungan. Bahkan gimmick gimmick yang bertebaran juga terlihat kalau dirancang dengan apik. Kita tak tahu sebelumnya bahwa itu akan terjadi, tapi dimunculkan kemudian menjadi sebuah tayangan yang wah iya ya, ini tuh yang itu. 

baik dalam karakterisasi maupun setting dan scene serta sub-plot sub-plotnya. Indah sekali. Very neat. dan halus pisan. So subtile. 

Seperti seorang pria dengan pot tomat, kalau kita lontarkan sepotong ungkapan ini, kita tahu itu adalah diplomat amerika yang bertugas di afganistan yang mempersulit proses adopsi amir akan anak lelakinya hasan, sohrab.

Tentang amir yang menyelipkan segenggam uang di bawah karpet saudaranya si kurir pengantar amir selama di afganistan, ternyata seperti adegan saat belasan tahun lalu amir menyelipkan segenggam uang juga di bawah karpet rumah hassan demi memfitnahnya.

Daaan masih banyak lagi gimmick gimmick lain dan benang merah yang ada. 

kalau kamu?
bagaimana cara dan metodemu menulis?
apakah Menjahit, Menggambar atau Membangun Cerita?

**

Oh ya, kalau teman-teman berminat untuk ikut kelas menulis online juga bersama Dian Nafi, silakan daftar ya. Berikut link-nya:

Kelas online MENULIS CERPEN. Terbatas hanya untuk 30 peserta online.⁣⁣⁣
DAFTAR sekarang! bit.ly/kelascerpenDN

Kelas online MENULIS NOVEL. Terbatas hanya untuk 30 peserta online.⁣⁣⁣
DAFTAR sekarang! bit.ly/kelasnovelDN


Kelas online MENULIS BUKU. Terbatas hanya untuk 30 peserta online.⁣⁣⁣
DAFTAR sekarang! bit.ly/kelasbukuDN