Perbandingan Harga Skin Care

Januari 22, 2019 dian nafi 0 Comments

Perbandingan Harga Skin Care




Memasuki tahun 2019 berarti kesadaran bahwa usia makin menua, sehingga kulit harus makin dirawat agar tidak cepat keriput dan rusak. Ingat kan, kalau kulit merupakan salah satu amanah dari yang Maha Kuasa yang musti kita jaga.





 Beberapa tahun lalu malah dapat buanyak banget produk lengkap dari Loreal pas diajak Ollie Salsabila - sekarang Llia panggilannya - ke acara launching produk baru Loreal. Semua produk perawatan lengkap dari rambut ke kaki deh, kita dapat dalam jumlah lumayan besar dan banyak. Tapi pas mau beli sendiri ketika produk dapat dari event itu habis, yach kok mahaaal.


Jadi beralihlah kita ke produk-produk yang terjangkau dengan kantong sendiri. 


Sesekali alhamdulillah pernah juga dapat produk endorsment macam dari Purbasari, Natur-e, terus juga skin care produk Korea an yang pink itu loh. Beberapa kali juga endorse produk lokal solo jogja, yang ternyata enak juga pas dipakai, dan berkhasiat.




Pagi ini  pun aku muter-muter untuk cari skin care yang terjangkau harganya, setelah kemarin seharian juga nanya sana sini via beberapa whatsapps grup.


Aku ke counter skin care langgananku dulu dong. Ya kan?
Secara seingatku aku punya hak 20% diskon gitu. Jadi meskipun harganya agak  mahal, 150 ribu untuk 20 gram, tapi kan lumayan kalau dapat diskon 20 % ya kan. 
150 ribu itu untuk cream siang regular. Krim malamnya juga.
Sedangkan untuk produk extra gel yang bisa menghilangkan vlek, per 20 gramnya 250 ribu
Terus untuk serum yang bisa untuk mengencangkan kulit aka anti aging nya sekitar 350 ribu an.


Namun aku batal beli karena ternyata hak 20 % diskonku dicabut. Hiks. Sedih.
Aduuuuh, jatuhnya mahal beuuuut.


Tapi aku tetap beli 1 produk lain, lha wis sudah kadung sampai situ kok. Belinya scrub kopi buat luluran. 45 ribu harganya.






Akhirnya aku pergi ke indomaret lah buat cari penggantinya. Setelah membanding-bandingkan antara beberapa produk di sana, ada ponds, wardah, olay, natur-e, garnier dll, jatuhlah pilihan pada ponds anti aging.

20 gram hanya 34 ribu untuk krim siang
20 gram krim malamnya 40 ribu an.

Itu sudah yang termurah dibandingkan yang lainnya.


Pas aku balik dan lihat produk skin care milik ibuku, sekitar 18 gram-an gitu harganya 55 ribu.  Hmmm




Kalau sabun mukanya sih aku  pakai apa saja. Biasanya yang paling sering sih facial wash nya ponds. tapi pakai juga punya wardah, olay, garnier bahkan citra. hehehe coba semuanya deh. bakat poligami memang owg. eh



0 komentar:

Festival Bekraf

Januari 04, 2019 dian nafi 2 Comments

Festival Bekraf





Senang banget karena pada pertengahan November kemarin, hybridwriterpreneur berkesempatan untuk menghadiri undangan dari Bekraf aka Badan Ekonomi Kreatif.



Ada dua hari untuk acara Coding Mum Conference yang menghadirkan para alumni Coding Mum terpilih dari seluruh Indonesia.

Kami mengadakan FGD aka Forum Group Discussion setelah  menikmati materi-materi workshop dan melakukan simulasi game-game terkait.



Lalu kami dibawa ke Malam Pembukaan Festival Bekraf 2018 yang berlangsung di Grand City Convex aka Convention and Exhibition Surabaya. 



 Bekraf festival 2018 ini merupakan ajang bagi Bekraf untuk menyampaikan hasil capaian kinerjanya kepada masyarakat dalam menguatkan ekosistem ekonomi kreatif  nasional. Tahun ini temanya adalah ACCELERATE INCLUSIVE CREATIVITY. 

Ada banyak stand baik di indoor Grand City Convex maupun outdoor-nya. Penataan alias lay out ruang-ruangnya kreatif banget. So disruptive deh. 


Di INDOOR ada stand-stand: Bisma,  Archipelago,  Beacon Area, Ruang Movie/ Talkshow Area,  Ruang Serbaguna Sedang, Ruang Serbaguna Besar, Octagon, Area Bekraf Game Prime dll. 
Di teras indoornya ada Layar Kubah lho.

Alhamdulillah dari 15-17 November 2018 kemarin itu puas muterin arena-arena Festival Bekraf semuanya, dari sebelum pembukaan sampai penutupannya. Dan dapat banyak manfaat dari pameran maupun workshop-workshopnya yang keren. 







Di OUTDOOR juga ada banyak sekali stand yang keren dan membangkitkan ambience kreatif. Bangets. 






Aku paling suka stand arsitektur, mungkin karena aku arsitek juga yaa hehe.

Juga maket-maket yang dipajang di Archipelageek
Kedelapan ruang kreatif tersebut antara lain: Studio Banjarmili, Rumah Kreatif Blitar, Jatiwangi Art Factory, Sleman Creative Space, Gedung Seni Pertunjukan Kabupaten Ngada, Gedung Aisyah Sulaiman Tanjungpinang, Studio Musik Ambon, dan Misbar Sabang.

















Yang juga menjadi favoritku adalah  stand yang menampilkan produk khas  lokal kebanggaan dari beberapa daerah yang memang hits banget pariwisatanya belakangan ini. Semacam trade mark gitu.

ada juga Proses kreasi, produksi, distribusi, konsumsi hingga konservasi dilakukan dengan tidak menghilangkan budaya lokal. Seluruh karya kriya berasal dari alam dan harus dapat didaur ulang. .
Karya kriya kayu dan kain dari para pelaku kreatif Kampung Komodo (Manggarai Barat), Kampung Merasa (Berau), Desa: Batutulis, Matek Maling dan Tanak Rarang (Lombok Tengah), Desa Nangalimang (Maumere), dan Desa Iwoi Mendoro (Konawe Selatan).



Berbagai workshop dan acara dilangsungkan selama tiga hari Festival Bekraf ini:
DAY 1

On Stage

15:30
Famzcoustic
16:15
Stand Up Comedy by Firza
16:30
Magneto
18:30
Silampukau
20:00
Welcome Speech & Opening Walikota Surabaya (Ibu Tri Rismaharini) Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bapak Triawan Munaf)
20:15
Performing Art: Reogtronic
20:30
Andra And The Backbone

Workshop

16:00
Coaching Clinic Docs By The Sea
16:15
FSI Talkshow
16:15
CREATE Talkshow Radio & Writerpreneur
16:15
Workshop Clinic Guitar by Aria Baron
18:15
ICINC Workshop
18:15
ORBIT Talkshow
19:30
IMAJITARI - Weaving Anteh
Sutradara Sammaria Simanjuntak
Koreografer Marintan Sirait
IMAJITARI - Another I (Indonesia)
Sutradara & Koreografer Kresna Kurnia Wijaya
IMAJITARI - Breath (Indonesia)
Sutradata Sammaria Simanjuntak
Koreografer Marintan Sirait
IMAJITARI - Misoginy Pandora
Sutradara Felipe Diaz
Koreografer Javiera Acuna Rosati
IMAJITARI - Over a Low Flame
Sutradara Amit Sides
Koreografer Yaara Moses
21:30
Workshop:
Kolaborasi / Ekperimentasi
Pembuatan lagu / Showcase
Band Lokal Surabaya dan All artist participant




DAY 2

On Stage

12.00
Last Suga Papan Atas Band Valerian Seroja Senja Milf Band
16.00
Band Kapital
18.00
Remissa Band
19.00
Mr. Jack
20.00
Indonesian Rice
21.00
Oomleo Berkaraoke
22.00
Diskoria Selekta

Workshop

10:00
Workshop Clinic Bass By Thomas Gigi
10:00
Talkshow Coding Mum
12:30
Talkshow Sertifikasi Musik
12:30
Talkshow PMK3I (KOTA KREATIF)
13:00
Workshop FolkRock : Antara Identitas dan Industri
13:30
Talkshow ORBIT
14:30
Workshop Gitar by John Paul Ivan
16:00
Workshop Think Creative By Buddy Ace
19:00
Talkshow HKI
20:30
IMAJITARI - Weaving Anteh
Sutradara Sammaria Simanjuntak
Koreografer Marintan Sirait
IMAJITARI - Another I (Indonesia)
Sutradara & Koreografer Kresna Kurnia Wijaya
IMAJITARI - Breath (Indonesia)
Sutradara Sammaria Simanjuntak
Koreografer Marintan Sirait
IMAJITARI - Misoginy Pandora
Sutradara Felipe Diaz
Koreografer Javiera Acuna Rosati
IMAJITARI - Over a Low Flame
Sutradara Amit Sides
Koreografer Yaara Moses
19:00
Workshop Clinic Drum By Sandy Pas Band
19:30
Talkshow Racik Kopi, Pengemasan dan Fotografi
19:30
Workshop BEACON
21:00
Workshop: Kolaborasi / Ekperimentasi Pembuatan lagu / Showcase Band Lokal Surabaya dan All artist participant




DAY 3

On Stage

12.00
Iramanusantara
13.15
Gbrand
15.00
Blingsatan
16.15
Light Craft
18.15
Heavy Monster
19.30
Ambon Kota Musik
21.00
Rocket Rockers
21.45
Jason Ranti
22.45
Closing: Flash Mob
23.00
NTRL

Workshop

09:00
Talkshow Creativepreneur
09:00
Talkshow Archipelageek
10:00
Talkshow TED-X
12:00
Talkshow Pendaftaran HKI
13:00
Talkshow Torino Film Lab
13:45
Talkshow Docs By The Sea
15:00
Talkshow Identities
15:30
Bincang Santai: Cerdas Mengelola Keuangan Usaha
21:15
IMAJITARI - Weaving Anteh
Sutradara Sammaria Simanjuntak
Koreografer Marintan Sirait
IMAJITARI - Another I (Indonesia)
Sutradara & Koreografer Kresna Kurnia Wijaya
IMAJITARI - Breath (Indonesia)
Sutradata Sammaria Simanjuntak
Koreografer Marintan Sirait
IMAJITARI - Misoginy Pandora
Sutradara Felipe Diaz
Koreografer Javiera Acuna Rosati
IMAJITARI - Over a Low Flame
Sutradara Amit Sides
Koreografer Yaara Moses



Keren banget dah. Dan beneer banget apa yang pak Triawan Munaf bilang saat talkshow di panggung Bekraf kemarin itu. Bahwa gelaran ini untuk meningkatkan taste alias selera masyarakat. 

Bravo Bekraf!













2 komentar: