Tips Menulis Chicken Soup Story

Tips Menulis Chicken Soup Story
sharing kepenulisan di masjid Raya Batam


Menulis berdasarkan pengalaman kita pribadi maupun dari apa yang kita dengar dari pengalaman orang lain yang diceritakan pada kita adalah cara yang paling mudah dan paling menyenangkan (tentu saja kalau pengalamannya menyenangkan ya kan. hehe) 

Artinya mudah sekali kita menangkap muatan emosionalnya dan kita tularkan kembali kepada pembaca. Kisah-kisah inspiratif atau dalam istilah baratnya disebut sebagai chicken soup story inilah juga yang menjadi jenis tulisan saya yang pertama-tama dulu saat saya memasuki belantara kepenulisan. 

Kisah-kisah curhatan teman (ataupun diri sendiri :D)  yang saya gubah jadi chicken soup story inilah yang mengantar saya memenangi beberapa perlombaan. Sehingga kemudian mendorong saya untuk lebih maju lagi dan akhirnya jatuh cinta pada dunia menulis. 


Tips menulis chicken soup story ini pula yang menjadi materi yang diminta teman-teman untuk saya bagikan dalam kesempatan sharing kepenulisan pada beberapa waktu lalu di Masjid Raya Batam. 


Compliment Dari Teman-Teman Batam. Thanks for having me :)

Berikut beberapa tips menulis chicken soup story:

Pilihlah satu cerita sederhana dalam kehidupan kita sehari-hari. Satu cerita yang mungkin saja juga dialami oleh banyak orang lain di berbagai belahan dunia. Mungkin nanti cerita itu akan menggugah orang lain, mengingatkan orang lain, membawa hikmah atau sekedar hiburan bacaan ringan.
Tidak banyak yang harus kita tulis. Hanya satu kejadian kecil. Kisah yang sangat spesifik. Mungkin orang lain juga mengalami kisah tersebut. Tapi kita menuliskannya dengan perspektif berbeda berdasarkan pengalaman pribadi yang tentunya akan menghasilkan akhir cerita yang berbeda dengan orang lain.

Pikirkan satu cerita kecil dalam periode kehidupan kita yang sesuai dengan tema tulisan yang akan kita buat. Galilah cerita tersebut secara mendalam, dan temukan hikmah apa yang bisa kita bagikan kepada orang lain dari cerita tersebut. Mungkin cerita tersebut bukan kisah yang luar biasa, bukan pula kisah yang mampu menggetarkan banyak hati. Tapi setidaknya, cerita itu membawa dampak dalam kehidupan kita di kemudian hari.


boleh saja mendramatisir kisah kita , hanya saja sebaiknya jangan terlalu berlebihan. karena kalau jadinya pendramatisiran kisah itu terlalu banyak, malah khawatir akan membuat tulisan itu tidak lagi menjadi tulisan kisah nyata. melainkan menjadi tulisan fiksi

memang kekuatan cerita merupakan salah satu potensi tulisan itu menjadi menarik. namun gaya penulisan yang cantik juga sangat penting.


setiap menulis kisah ini, isi cerita haruslah bisa meninggalkan kesan yang sulit untuk dilupakan oleh pembacanya. Untuk itu, tulisan kita harus bisa merangsang emosi dan keterlibatan pembaca.

bagaimana kita menjalani proses dari sebuah episode kehidupan yang mungkin begitu menyulitkan bagi kita, adalah sebuah ilmu dan pengalaman yang mungkin perlu dicontoh oleh orang lain. Proses menuju perbaikan itulah yang bisa sangat bermanfaat bagi orang lain, ketika kita bisa menuangkannya ke dalam sebuah tulisan yang terangkai menjadi sebuah kisah inspiratif.

Libatkan kelima panca indera, mulailah melakukan observasi terhadap lingkungan, banyak membaca, mengubah kebiasaan curhat lewat lisan dengan menuliskannya di buku catatan harian/diari, mulailah rajin untuk mencatat hal-hal yang tertangkap oleh kelima panca indera tadi untuk tabungan ide. Kalau semua ini sudah bisa dilakukan, maka Insya Allah, tak akan sulit untuk memulai menuliskan sebuah kisah yang diinginkan.

pelajari dan kuasai trik memilih judul, menentukan karakter/penokohan, setting/latar cerita, memilih sudut pandang atau point of view (POV) cerita, plot, menampilkan konflik cerita, tips mengolah konflik, dialog, membuat ending yang cantik dan memikat, hingga tahap self editing tulisan.

Kamu punya tips juga untuk menulis chicken soup story? Bagi di sini juga ya ^_^





Komentar