Halbil Dan Raker Majelis Ulama Indonesia

Halbil Dan Raker Majelis Ulama Indonesia









Halbil dan raker Majelis Ulama Indonesia (MUIkota Demak 2016 ini diselenggarkan di Gedung graha bina praja.

Berikut beberapa kutipan dari pembukaan acara. Antara lain disampaikan tentang 5 peran MUI: warotsatul anbiya, pemberi fatwa, pembimbing pelayan umat, islah wa tajdid, Amar Maruf nahi Munkar.

Dan juga dilemparkan ke audience, pertanyaan kontemplatif: Apa sekiranya engkau jadi pemimpin, justru kerusakan yang kamu buat? Ditulikan telinganya dan dibutakan matanya?


Halal bihalal dan Rapat Kerja MUI ini merupakan rangkaian dari kegiatan yang telah diadakan sebelumnya, pemilihan kepengurusan baru dan seminar.

KH Moh Asyiq akhirnya terpilih menjadi ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Demak periode 2011-2016 dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang berlangsung pada Rabu, 29 Juni 2011, di pendopo kabupaten Demak.

Menurut panitia penyelenggara, H Abdurrahman Kasdi Lc, M.Si, forum ini selain memilih ketua dan pengurus harian, juga memilih formatur guna melengkapi kepengurusan yaitu komisi/bidang.

Dalam kesempatan Musda ini juga diadakan seminar yang dibuka langsung oleh ketua MUI Jawa Tengah KH Rofiq Anwar, dengan mengambil tema “Meneguhkan Ajaran Islam Rahmatan lil Alamiin untuk Bangsa dan Negera“ dengan pemateri, Bupati, Kapolres, dan Kakan Kemenag Kabupaten Demak.

MUI merasa prihatin dengan merebaknya ajaran menyimpang, radikalisasi ajaran, banyaknya kekerasan yang mengatasnamakan agama, seperti kekerasan terhadap jemaah Ahmadiyah, bom bunuh diri dan kekerasan lainnya yang mengancam perpecahan umat Islam dan mengancam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Komentar