Tips Liburan Di Rumah


Tips Liburan Di Rumah


Yang aku suka dari rumah baruku adalah suasananya seperti homestay yang aku dan anak-anakku tempati selama seminggu  di Ubud Bali waktu itu. Jadi meski bukan hari libur, sebenarnya aura yang tercipta di rumah kami adalah 'everyday is holiday' Asyik tho?!:D

Hanya saja kalau pas hari libur memang waktu yang tersedia menjadi lebih panjang alias lebih lama. (Walaupun kalau dipakai untuk mengejar deadline-deadline jadi terasa kurang banyak. hiks. Kok bisa ya? Aneh tho)

Biasanya kami melarikan diri dari rumah tiap hari Minggu dan hari libur lainnya untuk mendapatkan pengalaman-pengalaman baru serta refreshing. Entah itu berkunjung ke rumah saudara, teman,  kenalan, pergi ke pameran buku atau pameran lainnya, jalan-jalan ke supermarket atau tempat-tempat wisata yang belum pernah kami kunjungi, menghadiri event-event atau kopdaran dengan teman-temanku dan anak-anak mereka. Dan sebagainya.

Tapi ada kalanya juga liburan terpaksa harus dinikmati di dalam rumah. (menikmati kok terpaksa, hihi, piye jal?:D) Karena mungkin sedang ingin irit karena kantong cekak, atau badan lagi meriang dan kecapekan dst.


Gimana caranya supaya liburan di rumah tetap berkesan dan tidak membosankan?

BERKEMAH (DI SEKITAR RUMAH)
Waktu anak-anakku minta dibelikan tenda yang kami temui saat dalam perjalanan, segera saja aku iyakan. Meski terpaksa membujuk mereka agar mau dibelikan yang kecil saja. Dengan alasan selain lebih murah, juga biar tidak menuh-menuhin ruangan kalau harus dipasang di dalam rumah.

Ternyata keputusan kami membeli tenda ini benar. (Dapat nilai seratus! Tepuk tangan! :D)

Mereka menikmati sekali saat-saat kami mendirikan tenda ini bersama-sama. Seharian itu mereka seseruan berkemah di dalam rumah. Sembari main peran (role play) Bahkan sampai berhari-hari tenda tidak dirubuhkan. Hehe.
(Benar-benar baru kurubuhkan dan kulipat lagi saat aku bebersih dan menemukan ada ular kecil di bawah tenda. Hiiii sereeeeem... jadi ceritanya karena musim penghujan, mungkin ular itu jalan-jalan dari luar rumah dan menemukan tempat hangat di bawah tenda. Sampai  saat ini tenda belum didirikan lagi. Anak-anakku sudah bosan :D)

MASAK-MASAKAN
Nah! Ini yang paling disukai anak-anak. Jadi kami membeli bahan-bahan yang sedikit berbeda dari menu sehari-hari, lalu kami bereksperimen membuat menu ala-ala kami.

Sesudahnya tentu saja makan-makan dengan gaya ala-ala restoran. Uhuy:D

Meski dapur jadi tampak berantakan sebab anak-anak sesuka hati aja dalam action-nya sebagai chef. Tapi memang ini tantangannya. Bagaimana kita sembari masak musti cerewet mengajarkan kerapian dan semacamnya.  Hehehe.


UNDANG TEMAN-TEMAN KE RUMAH
Bikin pesta, ya kan?
Walaupun pestanya mungkin sederhana. Misal dengan rujakan. Ahaha. Murah meriah lho itu. Wong modalnya jambu, belimbing, ketimun, bengkoang, pepaya, kedondong, terus sambal yang pedas. Udah. Itu aja. Tapi  serunya banget tuh, apalagi kalau kepedesan :D


PUNYA SESUATU YANG BARU (ala-ala Game The Sims)
Teman-temannya anak-anakku senang sekali datang ke rumah terutama kalau perpustakaan rumah kami ada buku-buku baru. Atau ada mainan-mainan baru. So, anak-anak sekampung pasti datang berduyun-duyun. Hanya saja kita musti jaga supaya mereka tidak berebut dan berantem karena nggak mau gantian baca atau gantian main.
Hihihi, jatuhnya malah jadi baby sitter anak-anak sekampung :D

NOBAR
Nonton film bareng juga jadi hal yang bisa kita lakukan di rumah untuk menikmati hari libur. Pinjam CD atau bongkar koleksi CD lama yang bagus. Gelar karpet ala-ala lihat layar tancap. Putar filmnya di laptop atau layar PC atau televisi atau bahkan dinding  rumah supaya lebih seru lagi. Matikan lampu supaya kesannya di dalam ruangan bioskop. Ihiir.


Apalagi ya?
Banyak deh kayaknya kalau mau dibuka satu persatu apa saja yang bisa dikerjakan untuk menghabiskan liburan di rumah.  Bersih-bersih rumah bareng-bareng, atau cuma ngobrol-ngobrol aja dari hati ke hati dengan anak-anak (dan pasangan kalau punya. aku sih belum lagi:D)

Karena dari ngobrol itu akan menambah kedekatan hati. Yang efeknya sangat baik bagi jiwa kita serta keberlangsungan harmoni keluarga. Bagus untuk pertumbuhan dan perkembangan mental anak-anak kita juga. Habis ngobrol-ngobrol gitu, sampai ngantuk dan akhirnya tidur semua. Tahu-tahu sore...aaaarggh, hari libur sampai di penghujung.




Komentar