Rencana Kumpulan Cerita Panjang

Desember 03, 2019 dian nafi 0 Comments

Rencana Kumpulan Cerita Panjang



Krn #sprintmaster belum bisa panjang, #antara4yudi nya juga, #geni pun, baiknya dibikin cerpan alias cerita panjang aja, ditambah ide terbaru yg kudapat ttg #sirkusbuku dan #kuratorgondrong 5 cerpan x 20 halaman kan jd 100 halaman ya. Bisa jd 1 buku sih he3

Eh tambah itu yg karimun #thesideofcycle ama eurppe #genuinelove Jd tambah 2 cerpan x 20 =40 hlmn. Total 140 hlmn. Wkwkwk ngitung hlmnnya dulu.

It really Need Execution

7 cerpan ini kalau dijadikan satu buku, apa ya judul bukunya?
Aku mengadakan polling di twitter, dan sementara ini hasil terbanyaknya adalah saat hati melagu.

Ini beberapa teaser cerpan Geni, Kurator Gondrong dan Sirkus Buku, cekidot...


Aku gak tahu dari sosok siapakah #geni kuproyeksikan. Yg aku sadari adl dia dan supervisorku di #aliansiorangsadik punya kemiripan tipe. Tdk begitu tinggi untuk ukuran lelaki, berambut keriting, senyumnya miring, gaya agak bossy tp kelihatan kalau pemikir alias deep thinker,dan entah bgm aku serasa terbakar tiap berada dekat dg mrk. Aku ingat ada satu sosok yg juga mirip fisik dan kedalaman berpikirnya, teman di kantor solo waktu itu, tp tdk membuatku terbakar shg kutolak waktu nembung. Di suatu ketika sempat terlintas: Apakah mrk proyeksi alm bapakku?

Bapakku itu antik. Meski jd guru ngaji, pembimbing manasik haji, penasihat spiritual gubernur, walikota, pejabat2 & org2 kelas atas lainnya, tp kalau beli barang sukanya di tempat2 loakan macam barito dan kokrosono.
Pernah suatu saat sepulang dr kokrosono, hampir sj bpk menangkap basah aku sdg boncengan motor dg #lelakipertama Ad, jgn ambil jalur kanan, ada bpkku. Aku berseru kecil saat menyadari situasi genting itu. Alhamdulillah kami selamat. Sampai skrg aku gak tahu apakah bpkku tahu kalau sbnrnya aku py pacar semasa kuliah. Bpk tdk pernah membahasnya



Aneh banget,namanya ternyata nusantara. Itu beneran asli atau nama pena? Jd ingat cerita pak bisri efendi, shbt gus dur, yang kutemui minggu lalu di jakarta. Grup peneliti, penulis dan pegiat literasi asuhannya juga punya anggota baru yg namanya era globalisasi #kuratorgondrong

Dia yg lgs paling tampak di antara 40 an volunteer lainnya di festival literasi yang sering diledek Alexander Thian sbg sirkus keliling. Aku sdg menuliskan ceritanya skrg dg judul #sirkusbuku
Selain paling tinggi besar, dia juga yg gondrong sendiri. Kayaknya. #kuratorgondrong

Terus terang aku datang ke festival dan pameran buku kali ini tanpa preferensi buku2 tertentu atau penulis2 tertentu. Pikirku, pokoknya harus yg murah. Kan ini pameran. Dan iklannya aja diskon sampai 80%, jd aku berencana dpt buku sebanyak mungkin dg uang yg sdh kupatok plafonnya

Krn aku baru sj borong byk buku dr pameran buku di gedung wanita bbrp waktu lalu. 300 ribu dpt tumpukan tinggi buku. Bagus-bagus semuanya. Kebanyakan terjemahan pemenang kompetisi, penerima nobel, pulitzer dst. Ada 1 buku yg menurutku ajaib bgt, krn hy ada satu itu di antara ribuan atau bahkan jutaan buku di gedung wanita yg luasnya selapangan bola lebih.
Dan buku ini sesuai dg yg kucari selama ini utk mendukungku membuat materi coaching. Ajib memang. Kelak kuketahui dr Irwan bajang dan windy ariestanty begitulah buku menemui tuannya

Jd kali ini di gedung tua soesman kantoor kota lama aku juga berharap keajaiban yg sama sbnrnya. Sygnya aku tdk cukup py modal dan pondasi kali ini, jenis buku macam apa yg lagi kubutuhkan dan kucari. Jadi blank. Bbrp volunteer yg kukenal menghampiri utk menyapa


Turun dr motor, mataku menangkap dua sosok yg kukenali sbg punggawanya #sirkusbuku Mrk sdg duduk makan di kedai soto sebelah gedung venue event Kami ketemu bbrp bulan lalu saat international literary festival di jakarta. Wah, makasih ya sdh bawa #sirkusbuku ke semarang

Tak bisa kututupi perasaan senangku krn dg mrk dtg bawa panel2 bermutu berarti aku gak hrs jauh2 naik sepur semalaman ke jkt misalnya atau naik kapal ke bali kyk waktu ke uwrf bbrp thn lalu, meski baliknya naik pesawat
However aku msh tetap ingin ke miwf krn suasananya pasti beda

tunggu kelanjutannya yaaa....


0 komentar: