Perihal Orgasme Dan NeuroSains

Perihal Orgasme Dan NeuroSains


Hai, masih di serial postingan yang kita sadur dari cuitan dokter ryu nih. Setelah  sempat ngomongin tentang jatuh cinta, kali ini ngobrolin perihal orgasme, check it out :)

Yang namanya orgasme tidaklah selalu berhubungan dg aktifitas seksual antara satu individu dg individu lain, tidak juga identik dg ejakulasi
Hanya beberapa gelintir spesies binatang yg bisa merasakan orgasme: dolphin, chimpanze, bonobo, orang utan dan manusia, semuanya mamalia.
Semua spesies yg bisa merasakan orgasme adalah spesies2 yg punya eksistensi diri di otaknya, binatang2 ini merasa kalo dirinya ada
Taksonomi, manusia (Homo Sapiens) adalah anggota keluarga besar Kingdom of Animalia, ya memang binatang

Sirkuit orgasme di otak selalu berhubungan dg sirkuit eksistensi diri, secara evolusioner keduanya saling terkait.

Munculnya varian2 spesies yg bisa orgasme ini mulanya adalah sebuah "kebetulan" evolusioner, tapi hal ini memberi keuntungan dlm reproduksi

Varian yg bisa orgasme jadi lbh rajin melakukan aktifitas seksual, shg peluang mendapat keturunan lebih tinggi, yg nggak bisa lama2 punah

seks bukan sekedar dapat keturunan, tapi juga rekreasi

Pada umumnya binatang melakukan hubungan seksual pada saat betina ovulasi (masa subur), kecuali binatang2 yg lima saya sebutkan tadi

Binatang2 perempuan mengeluarkan sinyal2 biologis bila masuk masa subur, bisa berupa pheromone atau tanda fisik lain, menarik minat si laki2


Binatang umumnya tdk merasakan proses reoroduksi sbg kenikmatan rekreasional, tdk ada perkosaan dlm hal ini, jantan selalu diundang betina
Jadi jangan bilang kalo manusia memerkosa itu melampiaskan nafsu hewani ya, perkosaan hanya dilakukan oleh spesies yg bisa orgasme

Kejadian orgasme ini ada di otak ya sodara2, ejakulasi, otot yg kedut2, teriak2 nggak jelas adalah pernik2 kejadian yg mengikuti

Otak yg orgasme mengalami rilis endorphin, dopamin, oxytocin naik turun dg urutan2 spesifik, selain rasanyamak nyus, ada keuntungan lain.
Pada perempuan hormon2 orgasme tadi membuat otak lebih mempercayai pasangan seksualnya, tapi ini tdk terjadi pada kebanyakan laki2

Pada otak laki2 umumnya, hormon2 orgasme memberikan efek rasa persekutuan yg kuat, menimbulkan rasa keharusan melindungi

Letupan orgasme ini dihasilkan oleh rangkaian proses aktifitas seksual yg secara evolusioner juga bisa memunculkan rasa yg mak nyus juga
Aktifitas seksual diawali dengan stimulus pada sistem saraf otonom parasimpatik, kenudian stimulus ini diulang2 dan meningkat ekskalasinya
Pada threshold (ambang) tertentu, rangsangan pada sistem parasimpatik mendadak berhenti digantikan terstimulasinya sistem simpatis, meledak!
Ledakan sistem simpatis pada aktifitas seksual ini memicu rangkaian orgasme di otak. Jadi aktifitas seksual dan orgasme adlh proses berbeda
Awalnya proses reproduksi memunculkan pusat2 seksual di otak, tapi akhirnya aktifitas seksual tidaklah sama dg proses reproduksi


Pd umumnya binatang melakukan kopulasi (hub seks) saat masa subur, lha sekarang justru kebanyakan manusia menghindari masa subur
Sirkuit orientasi seksual di otak terpisah dg sirkuit identitas gender, juga independen terhadap jenis kelamin seseorang
Pada dasarnya orientasi seksual kelima spesies sadar ini adlh omniseksual, bisa tertuju ke apa saja, tapi kecenderungan tiap individu beda2
Oda lho orang yg horny ke kuda (salah seorang Tsarina Rusia), horny ke jembatan, ada juga biseksual, homoseksual atau heteroseksual. Varian.

Nah pengalaman panjang evolusioner perilaku seksual manusia, memberikan pengetahuan tentang solo interview, mendapat orgasme secara swalayan

Rilis hormon2 orgasme aktifitas seksual berpasangan dengan sama persis dengan hasil aktifitas seksual swalayan alias masturbasi
Orgasme itu sehat, aktifitas seksual pada umumnya sehat (ada juga yg membahayakan), berpasangan atau solo karir sama saja hasilnya di otak
Perilaku seksual yg membahayakan misalnya sadomasochisme, menyiksa pasangannya, bisa kebablasan mati. Memang org sadis klop dg masochist
Bahakan, masturbasi ini jelas aman dari penyakit2 yg ditularkan melalui hubungan seksual. Kalo soal kecanduan, berpasangan juga bisa nyandu
nah yg sering jadi masalah adalah perasaan terganggu dan berdosa setelah melakukan masturbasi. Nah kalo gini ya jadi gangguan psikologis

Jadi bagi jomblowan jomblowati atau yg punya pasangan, aktifitas seksual swalayan adalah alternatif yg pada dasarnya sehat, asal tau batas.

Segala hal itu kalo kelebihan ya nggak bagus, apalagi kalo kekurangan, soal orgasme dan pernak perniknya juga tidak terkecuali

**


Jiaaah, itu tadi kata dokter Ryu lho ya, kita musti cari tuntunannya dalam Islam, apakah dibenarkan atau tidak? berdosa atau tidak? jadi postingan ini masih ada lanjutannya nih, alias ada PR berikutnya.




Komentar