Proses Jatuh Cinta

Proses Jatuh Cinta

Menyambung postingan series sains dari dokter Ryu, berikut pandangannya tentang jatuh cinta :)

Secara neurologis jatuh cinta pada pandangan pertama memang ada, tapi ya tidak selalu kedua pihak mengalami hal yg sama pada saat yg sama

Kita ini sebenernya jauh lbh mudah ditebak dari yg kita kira. Kalo ada yg bilang cinta tdk bisa ditebak, ya krn dia nggak tahu neurologi aja
Sepanjang evolusi sbg spesies, otak kita sdh belajar cara memilih pasangan tersehat, yg plg mungkin memberi keturunan, ini awal mula cinta.

otak kita menuntun kpd pasangan yg sumber daya dan komitmennya dapat membantu keturunan kita utk bertahan hidup.
Banyak pelajaran yg diperoleh laki2 & perempuan di masa purba kemudian sandinya tersimpan dlm otak modern kita sbg sirkuit2 cinta neurologis
Sirkuit2 cinta di otak ini sdh ada sejak kita lahir, diaktifkan di masa pubertas oleh campuran berbagai neurotransmiter yg bekerja dg cepat.
Sirkuit cinta yg sudah tersusun di otak secara evolusioner sangat anggun. Otak kita secara otomatis akan menaksir pasangan yg potensial.
Tentu saja yg disebut pasangan potensional bagi tiap individu pada akhirnya sangat beragam, tapi pada mulanya adalah utk ketahanan hidup.

Kalau ada si doi yg sesuai dg "daftar harapan" leluhur kita, kita akan merasakan sengatan kimia yg membuat pusing akibat rasa ketertarikan.

Daftar harapan leluhur kita ttg pasangan2 kita, tersimpan rapih di kromosom yg tersembunyi jauh dlm inti setiap sel. Inilah nafas kehidupan.
Inilah langkah awal dlm cara kuno membentuk ikatan pasangan, dan membuka gerbang2 ke program "percumbuan-perkawinan-pengasuhan" di otak kita
Beruntunglah bila ada dua org yg scr bersama2 mengalami sengatan neurotransmiter2 cinta shg tdk bertepuk sebelah tangan, saling jatuh cinta.
Pasangan yg kena sengatan kimia cinta scr bersamaan, mrk akan menghadapi kegelisahan, kekhawatiran, dan kegembiraan yg menumpulkan pikiran.
Sebetulnya mrk tidak bisa mengendalikan semua itu, krn saat2 seperti itu, gejala biologislah yg sedang membangun masa depan mrk bersama.
Perlu diingat bhw manusia menghabiskan lbh dari 99% dari sekian juta tahun (yg diperlukan utk berevolusi) dgn hidup dlm kondisi yg primitif.
Shg sbg kibatnya, sirkuit2 otak kita memang berkembang utk memecahkan berbagai persoalan yg dihadapi nenek moyang manusia jaman dulu
Tantangan terpenting yg dihadapi nenek moyang kita adlh masalah reproduksi.Jangan heran sampe skrg dorongan punya anak sebanyak2nya msh ada
Tapi masalah reproduksi bukan hanya masalah punya anak, juga utk memastikan bhw anak2 itu akan hidup cukup lama utk menyebarkan gen2 kita.
Nenek-kakek moyang yg pilihan pasangannya menghasilkan lbh banyak keturunan yg mampu bertahan hidup, berarti berhasil menurunkan gen2 mereka

Alhasil, sistem otak mereka, khususnya yg mengembangkan kemampuan untuk "ketertarikan percumbuan" lebih sukses dlm soal reproduksi ini
Nenek-kakek moyang dg langkah reproduksi yg salah, tidak meninggalkan jejak di masa depan spesies. Mereka punah ditengah perjalanan evolusi.
Akibatnya, struktur otak para leluhur dg konsep reproduksi dari jaman purba itu lah yg jadi struktur standart bagi manusia modern.
Nah, aktifitas "sirkuit percumbuan" dlm otak kita inilah yg skrg dikenal sbg 'jatuh cinta’. Yg tentu saja ada di luar jangkauan kesadaran.

Sirkuit percumbuan dlm otak yang terbentuk sepanjang jutaan tahun ini mendasari kecenderungan memilih pasangan. Tiap individu unik.

Hal ini juga yg mendasari kenapa seseorang mempunyai pilihan tipe2 tertentu yg berbeda. Tiap orang punya kecenderungan berbeda.
Nah kerja senyawa2 kimia di otak lah yg menghasilkan sensasi berjuta rasa di saat2 jatuh cinta, otak emosi meluap otak rasional mandeg.
Meski otak laki2 dan perempuan merespon scr beda, tapi jatuh cinta adlh slh satu perilaku atau keadaan otak yg plg tdk rasional bg keduanya
Otak yh jatuh cinta menjadi 'tidak logis’ dlm gelora asmara. Akibatnya otak benar2 buta "kekurangan" si doi. Ini di luar kesadaran.
"Kasmaran gilak" itu skrg menjadi keadaan otak yg terdokumentasi, yg berbagi sirkuit2 otak dg keadaan obsesi, mania, mabuk, haus, dan lapar
Keadaan yg nggak karu2an ini bukan hasil kerja satu macam emosi, tetapi bbrp emosi yg menguat dan bbrp emosi yg lain melemah.
Area jatuh cinta di otak ini sebenarnya merupakan sistem motivasi yg berbeda dg area dorongan seks, tapi saling bertumpang tindih emosinya.
Aktivitas otak yg jatuh cinta membara ini dibahanbakari hormon2 dan neurotransmiter2 seperti dopamin, estrogen, oksitosin dan testosteron.
Sirkuit2 otak yg diaktifkan saat jatuh cinta sama dg area2 otak seorg pecandu narkoba yg sdg parah2nya mengharap suntikan2 selanjutnya
Amigdala (sistem siaga-takut) dan anterior cinguli cortex (sistem khawatir-berfikir kritis) di otak benar2 dimatikan ktk sirkuit cinta aktif
Mirip org minum ekstasi, kewaspadaan yg normalnya dimiliki manusia thd org tak dikenal justru dimatikan dan semua sirkuit cinta dihidupkan.
Jadi, sebenarnya, jatuh cinta dg asmara menggebu adalah mabuk ekstasi yg alami. Bagi yg suka obatan "alami" sering2 aja jatuh cinta :)

Berbagai gejala klasik saat awal jatuh cinta sama dg efek awal narkoba sprt: amfetamin, kokain, dan candu spt heroin dan morfin
Obat2 tadi memicu sirkuit reward (pahala) di otak yg menimbulkan pelepasan dan efek kimiawi yg sama dg efek jatuh cinta asmara yg membara
Pendapat bhw org bisa ketagihan cinta, tdk salah. Org kasmaran, khususnya 6 bln pertama, sll inginkan kegembiraan meluap2 dari kebersamaan.
Jatuh cinta pada 6 bulan pertama juga memunculkan rasa saling bergantung yg kuat. Setelah itu ya mulai turun.
Penelitian2 ttg otak yg jauh cinta, memperlihatkan bhw keadaan otak kasmaran scr ngawur ini berlangsung selama ±6-8 bulan pertama.
Mabok cinta begitu kuatnya shg kepentingan, kebahagiaan dan hidup org yg dicintai itu jadi sama pentingnya bahkan melebihi diri sendiri.
Selama fase awal cinta ini, seseorg bisa menghafal setiap detail kekasihnya. Perpisahan setelah pertemuan bagaikan perjuangan hidup-mati
Tersiksa saat perpisahan fisik pd org jatuh cinta bukan sekedar fantasi. Ini adlh rasa sakit akibat berkurangnya bbrp neurotransmiter.
Tersiksa saat perpisahan fisik pd org jatuh cinta bukan sekedar fantasi. Ini adlh rasa sakit akibat berkurangnya bbrp neurotransmiter.
Banyak yg terbiasa menganggap kerinduan org jaruh cinta bersifat psikologis, sebenarnya bersifat fisik. Sprt kondisi otak kekurangan narkoba
Selama perpisahan inilah, pd org2 yg mabuk cinta, motivasi utk bersatu lagi bisa mencapai puncaknya di otak
Tapi begitu bertemu kembali, semua komponen dlm ikatan cinta itu dapat dipulihkan oleh membanjirnya dopamin dan oksitosin.
Aktivitas spt membelai, mencium, menatap dan memeluk dpt memulihkan ikatan kimia cinta dan kepercayaan di otak
Tindakan mendekap/berpelukan melepaskan oksitosin di otak, khususnya pada perempuan, menimbulkan kecenderungan percaya org yg memeluk.
Saking tidak logisnya, sampai2 lebih percaya rayuan laki2 yg baru dikenal bbrp hari ketimbang nasihat orang tua sendiri
Dari sebuah penelitian mengenai pelukan, oksitosin secara alami dikeluarkan di otak stlh satu pelukan berdurasi 20 detik. Cobak aja :)
Oksitosin menguatkan ikatan antara org2 yg berpelukan itu memicu sejumlah sirkuit kepercayaan di otak.
Jadi, para perempuan, jangan biarkan seorang laki2 memelukmu, kecuali kamu punya rencana mempercayainya :)
Sentuhan, tatapan, berciuman dan orgasme seksual juga melepaskan oksitosin dalam otak perempuan. Tapi tidak pada laki2 :)
Estrogen dan progesteron juga memunculkan efek ikatan ini di dlm otak perempuan dg meningkatkan oksitosin dan dopamin.
Walaupun sama2 menimbulkan perilaku irrasional, mekanisme otak laki2 yg jatuh cinta, scr kimiawi berbeda dg yg terjadi pada otak perempuan
Seks tidak selalu menimbulkan cinta, tapi bagi otak laki2 urusan seks ini menjadi bagian penting dlm proses jatuh cinta
Respon bioligis otak laki2 terhadap peluang seks menghasilkan bahan2 kimia yg memunculkan euforia yg menyenangkan, mirip orang mabuk kokain.
Otak laki2 yg jatuh cinta tdk bisa memahami alasannya, dan saat hrs berjauhan dg si dia, laki2 akan ketagihan kebutuhan biologis yg primitif
Proses jatuh cinta pd otak laki2 diawali dg hal yg sama dg yg terjadi pada perempuan yaitu munculnya “gempa” testosteron. Levelnya melonjak.
Sprt gempa bumi, "gempa” testosteron yg mengguncang area ventral tegmentum otak laki2 berpotensi (tapi tdk selalu) “tsunami” jatuh cinta
Gempa testosteron di ATV laki2, kalau mendapatkan sinyal “iya” dari pasangan, menimbulkan gelombang dopamin, ini yg berpotensi jadi tsunami.
ATV yg kebanjiran dopamin, menimbulkan sensasi euforia, selanjutnya hal ini mengaktifkan sirkuit jatuh cinta berikutnya: nucleus accumbens

Tsunami pd otak laki2 yg jatuh cinta makin besar ketika dopamin-testosteron-vasopresin bercampur di nucleus acumen. Otak semakin irasional.
Kalau tsunami di otak laki2 yg jatuh cinta adalah kombinasi dopamin-testosteron-vasopresin, pd otak perempuan: dopamin-oksitosin- estrogen
Gelombang tsunami jatuh cinta yg mengamuk di ATV dan nucleus accumbent otak laki2 ini bener2 membuat dua area itu kehilangan fungsinya
ATV yg seharusnya berfungsi sebagai pusat motivasi otak terhadap konsep ‘pahala’ dan nucleus accumben sebagai antisipator, jadi kacau.
Campuran dopamin dan neurotransmiter2 lain ini menghasilkan bahan bakar adiktif dan "beroktan" tinggi yg membuat laki2 benar2 jatuh cinta
Saat laki2 yg jatuh cinta berjauhan dg si doi, otaknya akan tertuju ke pujaannya itu secara terus menerus. Zat kimia adiktif itu sebabnya.
Tsunami jatuh cinta dgn gelombang adiktifnya membuat otak laki2 tdk bisa berhenti memikirkan, membayangkan dan membicarakan org yg dicintai
Pernah ada penelitian, ternyata laki2 yang jatuh cinta menghabiskan lbh dari85% waktu terjaganya utk membayangkan kekasihnya. Gilak enggak?
Secara statistik, laki2 rata2 menginginkan 14 pasangan seksual dlm hidup mereka, sdgkan perempuan rata2 menginginkan 1-2 pasangan seksual.
Perbedaan respon antara laki2 dan perempuan thd "area bawah pinggang" lawan jenis dipengaruhi perbedaan kimiawi yg mendasar pd otak masing2.
Rendaman testosteron yg terjadi 2x dlm perkembangan otak laki2, membuat mrk jauh lbh peka ktk muncul gempa testosteron yg mengguncang minat.
Dorongan naluri primitif pada otak manusia laki2 berkeinginan berpasangan sebanyak2nya dihambat oleh gen vasopresin yg muncul belakangan.
Makin panjang gen vasopresin seorang laki2, makin besar kecenderungan mereka untuk bermonogami. Gen ini juga berhubungan dengan altruisme
Keinginan didorong oleh naluri sedangkan keputusan dihasilkan oleh kerja otak emosi dan otak rasional. Resultantenya menjadi sikap.
Hanya diperlukan waktu 5 menit untuk berinteraksi secara santai dg perempuan yg menarik sehingga meningkatkan testosteron dlm otak laki2
Otak laki2 hanya memerlukan waktu 1/5 detik untuk mengelompokkan seorang perempuan terlihat menarik secara seksual atau tidak
Baik laki2 maupun perempuan mempunyai otak bawah pinggang (naluri seksual) nya masing2. Dan pada laki2 pusatnya adalah 'penis’
Semua laki2 tahu, bahwa penis memiliki keinginannya dan bisa menegang sendiri tanpa perintah apapun dari otaknya. Siapa yg nggak setuju? :)
Ereksi 'reflektif’ ini berbeda dg rangsangan seksual yg sebenarnya, krn berasal dari tanda yg tdk disadari dari jaringan saraf dak otak.


Ereksi reflektif bukan berasal dari hasrat yang disadari laki2 untuk berhubungan seksual.
Reseptor testostron yg ada di jaringan saraf, testikel, penis dan otaklah yg mengaktifkan seluruh jaringan seksual seorang laki2.
Perempuan mungkin terkejut krn penis itu bisa bergerak scr otomatis, lbh terkejut lagi krn laki2 tdk mengetahui kapan mrk mengalami ereksi
Rangsangan yg sesungguhnya bagi laki2 biasanya berawal krn reaksi di dlm otak, dg pemikiran atau bayangan tentang erotika.
Selama laki2 mempunyai pasokan testosteron yg memadai, melihat hal yg erotis scr otomatis akan mengaktifkan sirkuit seksual di otak mereka.
Scr neurobiologis diketahui, pengejaran-seksual otak laki2 dan sirkuit2 rangsangan utk beraksi dipersiapkan olh testosteron agar berfungsi.
Hormon testosteron ini meningkatkan minat seksual laki2 dan meningkatkan kekuatan otot dan penis supaya bisa berfungsi dg baik
Jadi, sebelum usia 55 tahun, sekedar 'melihat' seringkali adalah hal yg diperlukan bagi banyak laki2 utk benar2 ereksi.
Stlh usia itu, frekwensi pengerasan secara instan berkurang, dan laki2 sering kali perlu stimulasi fisik utk ereksi yg cukup utk penetrasi
Ketika seorg laki2 melihat lekukan tubuh perempuan yg menarik minatnya, visual cortex di otaknya mengirim sinyal ke hypothalamus nya
Kemudian, Hipotalamus akan memulai mesin hormonal untuk ereksi. Menyalakan pusat antisipasi-kesenangan yaitu nukcleus accumben.
Selanjutnya, Nucleus accumben akan memberikan adanya harapan pahala/ imbalan seksual pada tahapan berikutnya.
Nah, rangsangan seksual mulai terjadi di otak, hal ini akan diperkuat olh kontak fisik.
Jadi jangan heran kalau sulit dibedakan antara seorang laki2 yang jatuh cinta dan yang diamuk birahi, sirkuitnya overlaping!
Bagi otak laki2, jatuh cinta pada dasarnya adalah "masa percumbuan", yaitu masa yg berakhir pada hubungan seksual yg pertama.
Dorongan primitif laki2 untuk menebar benih sebanyak2nya secara evolusioner dikontrol dan dihambat oleh gen vasopresin yg muncul belakangan.
Jatuh cinta pada laki2 berdurasi lbh pendek ketimbang perempuan, shg pada hubungan selanjutnya fungsi orbitofrontal cortex lebih diperlukan
OFC yg juga dikenal sebagai tempat sirkuit altruisme, membuat laki2 rela secara sadar berbagi tanggung jawab saat masa jatuh cinta usai
Bagi perempuan jaman skrg, perlu mengetahui seberapa dominan OFC laki2, sehingga tahu seberapa tanggung jawab org itu
Makin dominan OFC seorang laki2, makin tinggi kecenderungannya untuk setia kepada pasangannya. Meskipun masa percumbuan sudah berlalu.





Komentar