THR untuk Hasfa Creative Hub

THR untuk Hasfa Creative Hub


Alhamdulillah kemarin lebaran ini aku juga dapat THR alias Tunjangan Hari Raya. Dan karena sedang membenahi base Camp Hasfa dalam rangka pengembangannya lebih lanjut menjadi Hasfa Creative Hub, maka uang THR itu dibelikan furniturenya.
Harganya standard aja, kata penjualnya.
Nggak mremo ya pak? Tanyaku memastikan.
Boten, tidak. Memang itu harganya.
Baiklah. Daripada aku cari ke tempat jauh, lebih baik nglarisi tetangga sendiri, ya kan.
So, terjadilah transaksi dengan mudah. Dan seperangkat alat sholat..Eh maksudnya seperangkat meja kursi ukiran minimalis itupun diangkut ke rumah alias Hasfa Camp aka Hasfa Creative Hub. 


Jadi rencananya akan memaksimalkan seluruh ruangan dalam small office home offline (SOHO) ini.
Bagian garasinya akan jadi kelas menulis dan juga event komunitas.
Ruang teras untuk resepsionis/ruang penerima dan ruang tunggu juga ruang display.
Ruang tamu untuk ruang konsultasi desain arsitektur. Ataupun meeting dengan klien, baik klien desain arsitektur maupun klien kepenulisan.
Ruang tengah sebelah ruang tamu untuj library dan taman bacaan.
Ruang tengah dekat taman dinding untuk meja rendah (meja kopi) dengan empat tatami berhadapan, bisa untuk co-working space bagi dua orang.
Ruang tengah dekat wastafel dengan meubel meja kursi Kartini Jepara bisa untuk co-working space bagi dua orang.


Terus meubel baru yang dibeli dengan uang THR tadi ditaruh di ruangan belakang dekat pintu keluar. Bisa untuk co-working space bagi empat orang.
Oh ya, kalau ada yang butuh ruang untuk meeting, event, seminar, workshop bisa gunakan garasi. Bisa juga memakai ruang tengah yang panjang itu dengan menggabungkan sekaligus banyak meja kursi. Atau model lesehan juga bisa jika pesertanya banyak sekali.
Sementara itu yang baru bisa dilakukan. insyaAllah kalau ada rejeki lagi, ingin membangun Creative Hub dan co-working space di daerah Suhada Semarang. Doakan ya :)

Komentar

  1. sukses ya untuk Hasfa Creative Hub ya mbak Dian!

    www.talkativetya.com

    BalasHapus

Posting Komentar