improving writerpreneurship

Post Top Ad

Tampilkan postingan dengan label novelet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label novelet. Tampilkan semua postingan
Februari 07, 2016

SOLITARY

by , in
SOLITARY


Jangan lupa bersyukur. Jangan lupa bahagia adalah mantra peneguh yang sering kamu bagikan di medsosmu. Penyemangat bagi diri sendiri dan org lain. Kamu tak ingin terlihat sedih di depan siapapun ya? Iya kan? Kamu selalu sembunyi jika hatimu sedang kacau. Karena foto tak mungkin menipu jadi.. kau pilih untuk bersembunyi. Setidaknya jika memang terpaksa kamu sedang harus difoto, kamu memilih menunduk atau tengadah sekalian
Dan kesempatan menyepi sendirian di tengah laut di pulau cinta gorontalo menjadi salah satu pelarianmu. Latihan mati, katamu. Sendirian.
Mungkin itu caramu berpaling dari dunia materi dan pacar yang sudah kau anggap mantan meski dia masih terus mengiba dengan kode-kode via medsos.
Kamu memanfaatkn lima hari sendirian di cottage tengah laut dengan melanjutkan membaca buku yang diberikn woman in black saat konferensi pers waktu itu
Juga menggubah lagu untuk album baru yang sedang kalian siapkan. Kamu tahu penulis itu mungkin berharap ada satu lagumu tentang pertemuan kalian
Hangatnya senyuman dan tatap mata yang kadang masih melintas menggetarkan sukma. Selintas dia mirip ibumu,mungkin karena ia memang sudah ibu-ibu.
Memikirkan hal itu membuatmu sadar akan kemusykilan kata bersama. Meski dulu kamu pernah berseloroh ingin punya anak dulu sebelum menikah tak berarti kamu akan menikahi janda,kan? Meski ingin pasangan yang keibuan tidak berarti menikah dengan ibu-ibu kan. Tentu saja.
Sesungguhnya kamu tak benar benar sendirian. Ada partner band mu dan istrinya yanh sedang honeymoon kedua,tapi mereka di cottage lain.
Banyak privilege macam menginap di cottage mahal dan berkelas ini adalah hal yang juga kau syukuri sebab datang dari posisimu saat ini. Sehingga endorse juga menjadi salah satu jalan menikmati banyak hal yang dulu tak terbayangkan. Senja turun menyelimutkan merah memanjakan mata
Ini akan menjadi malam pertamamu. Sendirian. Bukan malam pertama seperti yang sudah pernah dilalui keempat rekanmu yang sudah menikah

Kapang! Jangan tanya aku apakah aku masih perjaka atau sudah habis dilucuti pacar liarku, penulis mau tahu! Hahaha, maaf maaf.
Mungkin penulis itu berpikir bisa mengimajinasikan lalu menuliskan apa saja yang kulakukan selama lima hari di tengah laut,takkan kubiarkan.
Teganya, mas. Pembaca dan fans mu juga ingin tahu lho/ Biarin./Yo wis lah./Hahaha, ojo mutung./gak patheken owg/tenan?/kan iso tak karang:D
Nggak mungkin episode ini ditulis dengan singkat ya kan. Karena semestinya ini akan jadi satu sub bab sendiri. Percakapan intimmu denganNya.
Tuhan, serumu,  apakah dosa bagi manusia jika ia memilih peran kecil padahal sebenarnya Kau membekalinya dg potensi hebat utk peran lbh bsr?
Seperti juga apakah dosa baginya jika ia memilih sembarang perempuan padahal Engkau mensyariatkan yang sholihah? Tapi siapa yang tahu, Tuhan?
Siapa yang tahu masa depan? bisa jadi ia yang belum sholih atau sholihah saat ini menjadi sholih sholihah di waktu yang akan datang. Siapa tahu
Tuhan, serumu, apakah aku musti masih menerima karma setelah beberapa kali hati ini Kau patahkan? kebandelanku di masa lalu belumkah termaafkan
Tuhan,kapankah perjalanan panjang menantikan pertemuan ini akan berakhir dan berujung bahagia? Tak kuatirkah Kau bahwa aku akan lelah dan bosan?
Di sela-sela sujud panjang berurai air mata, kegairahan menggubah lagu baru dan melanjutkan bacaaan, sesekali pesan dari pacarmu masuk.
Via wa, sms, bbm, line, termasuk kode-kode via instagram dan snapchat, tapi tak kau hiraukan. Tahan,tahan,jgn menyerah, tekadmu utk teguh.
Perlawananmu terhadap dirimu sendiri mulai menunjukkan hasilnya. Seiring mulai lemahnya serangan pacar yang skrg mantan, fansmu mulai paham.
Lhoh putus ya kak?Begitu intinya beberapa komen yang masuk ke instagrammu maupun mantanmu. Kalian berdua tak sama-sama menanggapi.
Kamu lupa kapan tepatnya mulai menjaga jarak dengan fansmu jika berada di medsos. Dulu, duluuu sekali kamu masih sering membalas sapaan mrk
Ketika makin banyak fans dan beragam jenisnya, kamu mulai sadar untuk tidak sembarang lagi membalas komen dan semacamnya.
Khawatir menimbulkan salah paham ataupun penyalahgunaan dan sejenisnya. Selain juga karena kesibukan yang makin mengiikis waktu luangmu
Ngomongin medsos jadi ingat waktu kamu tanya ke penulis itu,ada nggak info akun twitter di profil penulis lembar terakhir buku yang diberikn km
Trus ia bilang ada, dan tadi sudah sempat mention kamu. Oh ya?, serumu, maaf ya belum sempat cek twitter. Lalu kamu bergegas membalas mentionnya begitu kamu bisa lepas dari kerumunan wartawan,kembali ke tenda artis dan hanya punya waktu sebentar sebelum manggung malam itu. Senyum terbit di bibirmu saat upload fotomu dgnya yang diambil manajer personalmu tadi di tengah kerumunan banyak wartawan di tenda konferensi pers

Siangnya kamu bareng partnermu dan istrinya juga kru pulo cinta jalan-jalan ke air terjun desa tenilo. Kerinduanmu akan alam benar-benar terpuaskan. Dan tak terasa lima hari menyepi di pulo cinta Gorontalo tanpa  cinta ini akan segera  berakhir, dan kamu musti balik ke rutinitas dunia nyata serta Jakarta bersama sederet permasalahan yang musti kamu hadapi. 





Proses kreatif penulisan Man Behind The Microphone  bisa di baca dalam postingan ini
Februari 07, 2016

Turbulence

by , in

Turbulence



Matamu memejam selagi aroma asin udara laut kampung halaman kakekmu merasuk penciuman.Langkah terayun dan jemari kaki menikmati lembut butiran pasir. Kamu tak ingin menampik bahwa kehadran woman in black di tenda konferensi pers bbrp hari lalu cukup mengusikmu. Seseorang yang dengan keberaniannya menatap langsung ke matamu dengan tak henti-hentinya tersenyum penuh sorot kekaguman kepadamu. Keterpesonaan yang membuatmu balik terpesona. Ia sebenarnya tak jauh beda dengan banyak fans mu yang lainnya. Yang lari-lari datang meminta tanda tanganmu,minta foto bersama. Ada banyak yang jauh lebih cantik

Tapi ya,novel sang petualang yang ditulisnya dan kemudian berpindah di tanganmu seolah menjadi cermin yang menampar. Ia mgkn sekali menuliskan tentang mantannya yang berangkat dari keluarga sederhana dan menikahi orang kaya lalu dicampakkan mertua karena dianggap mencoreng sebab kelakuannya yang tidak menjaga nama baik.
Apa yang pernah kamu takutkan dan mungkin masih bersarang dalam dada dan pikiranmu sekarang seolah seperti dibangkitkan. Menjadi tidak berharga di mata pasangan.
Ingatanmu melayang pada kedua mantan yang meninggalkanmu untuk pergi menikah dengan pria yang lebih mapan, dan bukannya musisi yang tidak sarjana sepertimu. Kebetulan saja saat ini memang ada perempuan yang akhirnya menjadi pasanganmu dan kalian berencana menikah akhir tahun ini. Tadinya. Tapi ini Juli,akhir.
Akhir juli, dan tiba-tiba kamu ragu. Apakah ia, calonmu itu,masih akan menghargaimu selamanya, sampai akhir masa. Sementara ia highjetset dan kamu sederhana.
Yang agak juga membuatmu bimbang adalah dua buku berikutnya, tentang renungan ramadhan dan kontemplasi jiwa.Membuatmu tiba-tiba sadar apakah ini pilihan benar. Mengingat pacarmu yang model itu punya pergaulan bebas, penampilan yang jauh dari anggapanmu tentang idealisme bagaimana seorang perempuan taat beragama seharusnya.
Kepalamu tengadah menatap langit biru dan awan berarak. Ada dorongan untuk berteriak sekuat kuatnya agar lepas segala beban yang menekan dada.  Tapi kamu hanya sanggup menghembuskan nafas panjang sembari menebar pandangan ke deretan nyiur yang melambai-lambai menyapa sore. Kamu tak sama lagi. Nyatanya kamu bukan lagi anak kampung yang bebas berteriak di mana saja seperti dulu.kamu putra daerah sungai musi yang sudah jadi pesohor nasional.  Vokalis band papan atas nusantara sehingga tempat paling tepat untuk berteriak hanyalah panggung. Atau kalau nekat teriak di sembarang tempat maka berbondong orang datang dan merusak harimu yang tenang karena harus meladeni tingkah fans yang kadang  menggelikan.Yups antara jaim dan sembunyi, posisimu kini.
Kapang! Penulis yang satu ini memang minta disikat. Aku nggak mungkin cengeng kayak yang dia gambarin lah. Bisikmu dalam hati. / Ups maaf. Jadi gimana ya
Kamu mengunggah foto deretan nyiur itu dan menulis captionnya dengan harapan siapapun perempuan yang menginginkanmu menjadi pasangannya tahu mau-mu. Kamu ingin menghabiskan masa tuamu di daerah pedesaan yang tenang. Seolah kamu ingin menjelaskan pada orang2 baru yang datang dalam kehidupanmu tentang nilai-nilaimu.  Bahwa kesederhanaan adalah pilihan dan gaya hidupmu.Hidup di desa bisa jadi juga adalah kode bagi ia yang kamu temui di kota kecilnya. Karena kode adalah juga gayamu. Atau memang begitu gaya cowok-cowok Carpicorn saat jiwa romantismenya terpanggil jika ada hubungannya dengan komitmen dan masa depan. Ahay.
Pacarmu menelpon dan berkali mencoba menghubungimu via sms,wa dan bbm, tapi kamu terus menghindar. Dulu tak masalah bagimu ia seperti apa
Kerapkali posting foto bareng cowok lain dengan caption BFF dan semacamnya. Ganti-ganti malahan. Dulu kau pendam cemburu dan marahmu

Tapi kini semua itu seakan menjadi jelas.Ia memang mungkin jenis perempuan yang berbeda dengan yang kau idamkan.Meski baik dan cantik,tp ia ada d dunia lain
Sedangkan kawan2 partnermu nge-band saja sudah berhasil dengan istri2 mereka yang berbusana rapi sesuai syar'i. Masak aku tak bisa, pikirmu.
Bukan mslh busana saja,tp lebih ke perilaku dan pilihan gaya hidup.Clubbing dan  semacamnya memang tidak.masuk dalam agendamu kecuali karena tuntutan kerja
 dan kamu merasa tak perlu membahas hal itu berkepanjangan dengan pacarmu karena mnrtmu semestinya ia tahu sendiri,nyadar sendiri. Sbg psgn,harusnya tahu
Apa yang menjadi kesukaan pasangannya dan apa yang menjadi keberatannya. Pernah juga kamu menyampaikan maumu lewat canda dan berseloroh.Tapi tak ada prbhn
 dan kamu mulai capek dengan smua tingkah yang hanya membuatmu ketar ketir,tak tenang dan was was. Belum lagi kalau nanti berkeluarga.Padahal km slalu pergi
Apa ia bisa, pikirmu.Apa ia sanggup setia, trus dan selamanya.Sementara lingkungn pergaulannya seperti itu.Kamu trus berpikir.sepanjang sisa Ramadan

Sampai ramadan benar2 habis, tekadmu makin bulat stlh malam2 panjang menangis di atas sajadah. Kamu akan melepaskannya untukNya.
Malam takbiran itu kamu lebih memilih untuk menghabiskan bersama teman2 geng vespamu menyusuri kota daripada berdua saja sebagaimana mereka yang punya psgn.
Foto berdua dengan vespa dan captionmu seolah menjadi kode bahwa kamu memutuskan untuk jomblo lagi meski dulu sempat pamer pacar barumu di medsos.
Pacarmu berulangkali mencoba menghubungi,tapi kamu selalu menghindar.Pernah bbrp kali disakiti mantan membuatmu tak ingin menyakiti siapapun
Kamu trus melarikan diri darinya selama masa liburan lebaran dengan pergi ke tengah laut untuk memancing. Ah ya, ia datang juga karena tahu agendamu
Tp kamu biarkan mama dan keluargamu saja yang berlebaran dengannya. Bagaimanapun ia adalah mantan dan terlibat dalam banyak aktifitasmu bbrp waktu terakhir.kafe terutama
Pacarmu mencoba merajuk,merayu dan mendekatimu lewat ibumu. Ia upload foto bersama ibumu seolah ingin menyampaikan pada fansmu klo kalian baik2 saja
Tp jauh di tengah laut hatimu semakin yakin, tekadmu semakin bulat.Meski sakit patah hati tetap saja tak bisa dihindari o/ lelaki lembut sepertimu
Sayangnya gadget keparat di tanganmu trus menampilkan foto2 mantan pacarmu di instagram dengan banyak penampilan seolah menggodamu untuk kembali padanya.
However kamu tak bisa mengingkari hal2 baik dan indah yang pernah kalian lalui. Ialah yang mendorongmu membentuk sickpack tubuhmu. Penampilanmu dst
Ia tahu cara bersenang2 dan menikmati hidup,dan ya kamu seolah menemukan nyawa dan hidup baru saat bersamanya. Ke laut, pantai,club,party,konser dst
Kamu sudah lama sekali tak pernah merasakan degup dan debar,and she lead you to come dan feel it again. Meski sekarang kamu sadari itu namanya crush.

Coz you're young  dan  you both have hot blood as other young person also own. But now you think, think more. Is just it?or is it love?or none?





Proses kreatif penulisan Man Behind The Microphone  bisa di baca dalam postingan ini

Februari 05, 2016

Disclaimer

by , in
Disclaimer


Ada byk tema yg bisa diangkat dlm kisah ttgmu. Bisa love storynya, family man nya, brotherhood&friendshipnya dll. How to become rockstar but
still humble. Atau zero to hero. Bhkn mungkin mnggabungkn sekaligus byk tema&menyuarakansekaligus byk pesan. More complicated,more pages

Saat kutanya delapan titik kritis atau yg penting dlm khdpn, kamu malah ngebanyol saat di neraka dst. Dasar tukang lawak. Emailn ajalah,ktmu

Tp krn pertanyaan via email tak berbalas,mari kita raba2 sendiri apa kira2 8 titik penting itu.Mestinya tmsk dua kali ditinggal nikah pacar.

termasuk yg membuat turbulence dirimu mgkn waktu kamu tersadar (stlh baca buku2 dariku)bhw pacar terbarumu tak bagus utkmu krn ia bebas,liar

Trauma menyebabkan kamu tak mudah lagi jatuh cinta&menentukan psgn. Sedangkn dulu knapa kamu ditinggalkn mrk mgkn sebab rasa tak berhargamu
Yg sebenarnya lagu2mu sdh bs mjd material yg cukuo utk direinterpretasikan dlm.kisah naratif. Hargai diriku itu jelas2 menunjukkn satu etape


Bhw meskipun karirmu dlm musik bagus,tp tak bisa dipungkiri bhw ketidaksarjanaanmu menggalaukanmu.Meski kemudian hari pelan2 galau itu pergi

Semakin mengenal& tahu, memang kesannya ada byk kelukaan&juga hal2 memalukan. Tp kita semua pun begitu sebenarnya ya kan?

Hanya saja seleb, artis, public figur mmg seolah musti perfecr jd semestinya hidupnya penuh yg indah2 & mengagumkan saja.
Padahal sebagai manusia biasa, dari manakah kita bisa mendapatkan hikmah dan pelajaran selain dari pengalaman-pengalaman dlm kehidupan

Hei, sudah dapat tiga titik kritis ya, dengan momen klimaksnya kurasa saat kamu memutuskan untuk.putus dari pacarmu yang model itu

Lima lagi, mungkin saat kamu memutuskan untuk fokus karir band sehingga terpaksa tidak melanjutkan kuliahmu, lalu saat  bassist-mu koma
Juga waktu kakakmu meninggal, diikuti meninggalnya sulungnya gitarismu. Dua lagi apa ya? Hmm..mungkin ketika akhirnya keluarga diboyong ke Jakarta
Oh ya waktu band kertas diakalin ama ph yg pertama ya, pastinya itu pelajaran banget. Trus satu lagi mestinya yg ada hubungan dg pasmada y

Waktu kalian dituduh njiplak itu lalu fans tetap di belakang kalian. Bgm barisan fans-mu akhirnya solid&mjd pendukung utama apapun aktifitasmu

Sip. So dari mana kita akan mulai sekarang? Kalau mengikuti drama tiga babak, mustinya ada pemicu dulu bgm smua ini berjalan&berkembang

Oh ya, mumpung ingat semestinya power/ kekuatanmu nantinya akan menjadi flaw-mu, dan sebaliknya flaw-mu mgkn akan jd penyelamatmu. Reverse.
Kita tahu kekuatanmu adalah kebaikan hatimu yg bagai malaikat. Sebagaimana almarhum suamiku dulu yg juga seperti itu. Shg byk dimanfaatkan

Oh hey, kita tak boleh membuat novel dengan tell the story, but must show it. Jadi ini akan dimulai dengan adegan saat pacar modelmu merajuk

So plotnya mungkin bisa berangkat dari sejak masa pacaranmu dg sang model, sampai akhirmya bubar dan skrg dlm masa pencarian kembali

Sedangkan trauma, kematian2 yg membangunkan kesadaran, penyesalan2 akan mjd flashback juga latar belakang

Lalu hubunganmu yg juga naik turun kayak roller coaster dg fans, keluarga, manajemen juga sesama anggota band akan mjd sub plotnya

Pertemuanmu dgku hanya akan mjd bagian kecil tapi signifikan. Like i bring the light to your life, coz namaku dian&lagian kan aku yg nulis:D

Eh sampai mana tadi? Oh ya, pacarmu yg model merajuk. Btw klimaksnya nggak mungkin bhw kalian akhirnya putus stlh sedemikian tinggi harap

Tapi hrs diimprove sedemikian rupa agar makin drama&mencekam. musti kamu ada dlm situasi terbelit hutang yg sgt mencekik,sebab ternyata...

modal yg waktu itu dipinjamkan pacarmu utk buka kafe mama-mu dan bisnis lpgn tembak waktu itu sgt besar,trus ditagih begitu kalian putus

Eh btw boleh nggak sih aku mendramatisir sedemikian rupa agar novelnya tambah greget meski kejadian aslinya mungkin tdk seperti itu? Nah lho

Baiklah mungkin akan kita pikirkan sembari jalan saja ya. Balik ke saat pacarmu yg model merajuk. Maafkan kalau gaya merajuknya mgkn krg pas

What i hate of being novelist is being liar because sometimes we should dramatize situations.Sometime we don't know how exactly scene happen

But we have to present it like show, so we should imagine and create it as dramatic as possible. Some lies, coz we don't know the truth.

So it is safer to put some notes. A disclaimer. Kisah ini hanya rekaan,nama tempat dan kejadian hy inspirasi saja. Maaf atas byk ketdkbenaran dlm kisah ini




Proses kreatif penulisan Man Behind The Microphone  bisa di baca dalam postingan ini
Februari 04, 2016

Some People Drive Us To Find Some Other People

by , in
Some People Drive Us To Find Some Other People

Banyak orang yang mendorongku untuk melanjutkan tulisan kisah tentangmu. Ada fans-mu yang nanyain via instagram, via twitter, via line dan bahkan sms. Dari mana kumulai, itulah masalahnya. Sementara semuanya memang berawal dari  rasa  kepenasaranku saja yang menemukan pintu keluarnya pagi itu.

Aku buru-buru  lari ke lantai atas untuk menyelesaikan tugas pagi ini. Menjemur cucian dengan tergesa-gesa sembari meneriaki anak-anak supaya bergegas mandi. "Kenapa mi. Ini kan hari libur," protes si bungsu yang malas mandi. 
"Mau ada Armada datang ke masjid. Ayo buruan, Jangan sampai telat!"
"Armada ki sopo?" dengan polosnya si bungsu bertanya pada sang kakak yang juga masih malas-malasan selonjoran nonton tv. Sementara dari atas, aku melotot gemas. Yang sbnrnya tadinya aku juga gak kenal Armada. Adalah seorang sahabat maya sekaligus guru menulisku yang pertama2, yang membawa nama vokalis itu. Perusahaan ahensi tempatnya bekerja dulu pernah kerjasama dengan brand rokok yang mengusung band ini kelilingan sumatera. Suatu ketika saat nelpon
Dia pamer kalau sedang duduk sebelahan dengan Rizal, vokalis band, di arena konser di Sumatra. Yang mana sih?pikirku saat itu karena aku belum begitu ngeh
Tapi karena yang pamer ini guru yang notabene aku kagumi, aku sadar vokalis band yang ia maksud pasti bukan sembarangan orang. "Mau nitip salam,gak?"
Yach,nitip salam gimana,kenal aja nggak, batinku. Tapi dari promosi guruku itu aku jadi memperhatikan si vokalis itu kalau pas muncul videoklip tv
Di kemudian hari aku juga baru nyadar kalau ada postingan guruku di fb yang menggambarkan bgm antusiasme,terutama cewek2 saat nonton konsernya
Kusambar baju terbaruku yang sedianya akan kupakai lebaran nanti. Peduli amat dengan komentar ibu atau adikku nanti kalau lihat kelebay-anku ini
"Wah,pagi2 amat datang padahal hari libur. Eh baju baru?" benar saja dugaanku. Tanpa berhenti dari keasyikannya berkebun,ibu menyambut kdtgnku
"Ada band Armada mau dtg konser ntar malam,siang ini rombongannya mau ke masjid dulu," jelasku singkat. "katanya mrk mau bakso ik,di mana y?"
"Oh pantes pake baju baru,mau ada tamu dari jakarta," ibu yang terbiasa dengan kegiatanku liputan sana sini jadi manggut2.
"Coba hubungi sepupumu aja,
Kan kedai baksonya msh gres," usul ibu,"harus pastikan dia buka kedainya ntar sore atau nggak.soalnya semalam kok gak buka."
Aku langsung telpon. Tapi nggak diangkat.
Sementara itu mataku juga bolak balik mengamati WA,menunggu kabar teman2 yang jalan dari semarang untuk liputan&city tour
Kayaknya sepupuku kelelahan sejak beberapa hari ini semangat dengan kedai barunya. Duh,padahal aku sempat mention Rizal(yang baru saja kufollow)
Aku nawarin siapa tahu dia mau makan bakso di kedai sepupuku. Kabar anak2 band Armada pengen bakso kudpt dari teman yang ikut meetup semalam.
"Bu,ke masjid dulu y," pamitku sembari nitipin si sulung yang sudah langsung ngejogrok dpn tv.Si bungsu nggak mau ditinggal,ia juga mau ketemu Armada
"Kok lama,mi?" keluh si bungsu padahal aku sudah bawakan buku buat dia baca selagi menunggu. 
"Ya,namanya juga rombongan banyak org."
Padahal mataku...
..pun bolak balik lihat WA. 
Aku nunggu di masjid aja ya,tulisku td ke teman koordinator.Sembari membyangkan spt apa pertemuanku ntar dengan Rizal
Aku slalu excited untuk ketemu org2 hebat. Kuanggap mrk ini punya energi yang sgt besar,yang bisa kuserap energi&daya kreatifitasnya,berharap bisa ..ketularan kreatifitasnya,magnitude,magnificentnya. Seketika berkelebat gambar2 di kepalaku mengingat memori perjuanganku untuk bertemu..
..neo letto alias sabrang lor putra emha ainun najib. Juga gitarisnya sheila on seven aka SO7, Eross Candra. Kuingat betapa besar energi mrk
"Mrk sampai!" aku histeris saat baca WA terbaru. Si bungsu bergegas bgn&mengikuti langkah2 pjgku ke arah parkiran masjid. 
"Mana Armadanya?"
Pertanyaan si bungsu sbnrnya mewakili pertanyaanku juga.Kutekan penasaran,sampai akhirnya si mbak dari konsultan PR menjelaskan ttg citytour
Rupanya city tour ini cuma diikuti para jurnalis. si mas2 Armadanya entah di mana. Intinya kita baru ketemu mrk ntar malam jelang mrk konser.
"Dan kyknya si adik gak bisa ikut ke tenda pers karena ada di dalam arena konser&hy yang 17 thn ke atas yang boleh masuk,"jelas si mbak konsultan PR 
Terpaksalah aku menenangkan si bungsu yang kecewa karena kemungkinan gak akan ketemu Armada&membujuknya untuk tinggal di rumah saja. #MBTM
Seharian itu aku&tim ke bbrp destinasi,meliput tempat2 wisata&destinasi di kota kecilku. Yang berkesan tentu saja saat ke tempat pembuatan bedug
Temen,tekun,jujur,sabar,narimo,ikhlas. Prinsip2 tirakat pengrajin bedug ini kemudian kucuitkan di twitter&mention Rizal,juga rokok sponsorny
Sampai sore kami tiba di lokasi konser,ternyata msh blum jlas di mana keberadaan anak2 Armada ini.Aku sudah mau putus asa saja saat maghrib dtg
Nggak enak sama ibu karena nitip anak2 kelamaan,sama capek juga nggak jelas kpn org yang ditunggu2 ini akan dtg, membuatku nggak jenak. 

Sedang nggak sholat jadi agak gak.kemrungsung pas maghrib benar2 dtg. Tapi gak doyan makan karena keinget anak2 di rmh. Sialnya malah digodain tmn2

Katanya aku gak doyan makan karena resah nungguin Rizal yang gak dtg2 juga. alamak. Ya itu juga sih,tapi yang lbh merisaukan sbnrnya aku gak enak.

kalau pulang kemalaman. Siapa yang antar nanti sementara tmn2 baliknya ke semarang,dan gmn menjelaskannya ke ibu meski beliau pasti mengerti

Lha wong dulu aku mau ketemu neo letto aja pakai nyebrang bbrp kali dari rumah ke sebrang alun2. Sampai pulang&tidur dulu,lalu kembali lagi..

tengah malam nyebrang alun2 lagi setelah di-sms korlap konser kalau neo letto on the way ke lokasi konser. Dus aku bergegas nyegat&alhm ketemu




Tapi neo letto kan anaknya emha,jadi ibuku setuiu aja. Sedang rizal ini siapa. Btw,ini kan urusan kerjaan yang hrs tuntas,jadi mudah2an ibu is fine lah

Bakda maghrib terhibur dengan konferensi pers yang mendtgkan pakar etnomusicologi&pemenang kompetisi bedug thn ini&thn lalu yang mirip kecenganku..

akhir2 ini.kecengan yang bikin aku sesaat lupa usia. Dia 15 thn lbh muda dari aku&kami terlibat crush. It's embarassing actually,but it's so.

ifficult to just erase him from.my mind. Kami sbnrnya sudah lama saling mengagumi dari jarak jauh.&pertemuan darat yang kedua bbrp bln lalu..

malah memercikkan api2 dalam jiwa kami,aku ingin lepas dari situasi itu karena merasa tak pantas tapi tak tahu caranya.Eh ini di dpn mata malah.

ada yang mirip wajah,postur,gestur dan kenaifannya. Gmn gak naif,ia bilang ama EO supaya diberi kesempatan manggung brg Armada. What?! Hey!

How dare him! Dream on!Don't dare! Nggak sengaja aku ngejerit guyon gitu tapi dengan ekspresi serius,sementara yang lain padha ketawa2 denganr yang naïf

"Langkahi dulu mayatku,mbak ya?"seloroh salah seorg tmn. Hampir semua org di tenda pers skrg tahu kalau aku ngebet bgt pengen ketemu Rizal

Hahaha. Ben wae lah. Biarin aja. Mungkin seruangan itu cuma aku yang (tiba2) ngefans Rizal. Teman2 satu tim bahkan terang2an bilang gak kenal

Sampai jam 9 malam yang dijanjikan bhw akan ada konferensi pers dengan Armada,tak juga tampak tanda2 akan dimulainya sesi plg kutunggu ini. Duh.

Aku hampir balik kanan, nyaris putus asa. "Aku pulang aja ya," desisku. Beberapa teman2/jurnalis bhkn sudah ada yang hengkang,keluar dari arena.balik. Bentar lagi,tanggung,sisi hatiku yang lain bicara. "Nah! Ini yang ditunggu2 datang!" si mbak konsultan PR spt memberi kode padaku. Ufh!akhirnya!



Proses kreatif penulisan Man Behind The Microphone  bisa di baca dalam postingan ini

Post Top Ad