Aset Tanah Terbeli Berbekal Tabungan Emas



Aset Tanah Terbeli Berbekal Tabungan Emas

Lahan atau tanah tak urung merupakan salah satu aset yang menjadi pilihan banyak orang. Sehingga ketika ada lahan sedang ditawarkan dengan harga agak miring alias tidak semahal harga pasarannya waktu itu, pasti banyak orang tertarik untuk membeli. Termasuk ibuku. Seperti saat itu ketika ada yang menawarkan lahannya karena butuh untuk membayar dana haji. Tapi karena ibu sedang tidak ada cash waktu itu, jadi dia menawarkannya padaku.
Kalau saja uang yang kuperoleh selama bekerja sejak jaman kuliah sampai beberapa tahun selepas lulus itu kutabungkan dalam bentuk rupiah saja, mungkin tidak akan cukup. Alhamdulillahnya ibu mengajarkan padaku untuk menyimpannya dalam bentuk tabungan emas juga. Karena nilai logam mulia akan terus bertambah. Sedangkan uang kadang kala mengalami devaluasi dan semacamnya. Alhamdulillah akhirnya aset tanah itupun terbeli berbekal tabungan emas.
Saat kini belum lagi punya tabungan emas, pengalaman berharga itu menyeruak dan menghadirkan kesadaran. Bahwa perlu sekali punya tabungan emas ini lagi. Beruntung sekali kemudian aku mengenal Tabungan Emas yang ditawarkan dan menjadi salah satu layanan  pembelian dan penjualan emas dari Pegadaian. Karena ini merupakan layanan fasilitas titipan emas dengan harga yang terjangkau. Sehingga siapapun yang ingin berinvestasi emas, bisa melakukannya dengan mudah.
Pegadaian Tabungan Emas tersedia di Kantor Cabang di seluruh Indonesia. Meski sementara baru tersedia di Kantor Cabang Piloting. Dengan layanan yang profesional dari para petugasnya, Tabungan Emas ini menjadi salah satu alternatif investasi yang aman untuk menjaga portofolio aset.
Bagaimana nggak mudah dan murah? Karena kita bisa melakukan pembelian emas dengan harga terjangkau. Yakni mulai dari berat 0,01 gram. Sehingga dengan hanya membawa uang Rp. 30.000,- kita sudah langsung bisa membuka tabungan. Ringan kan ya?
Dan nggak perlu khawatir, karena jika kita ingin mencairkan untuk memenuhi kebutuhan dana, akan sangat mudah dan cepat prosesnya. Sebagaimana mudahnya saat kita melakukan pembukaan rekening Tabungan Emas. Sebab hanya dibutuhkan fotocopy identitas diri (KTP/ SIM/ Passpor) yang masih berlaku. Kemudian mengisi formulir pembukaan rekening dan membayar biaya fasilitas titipan selama 12 bulan sebesar Rp. 30.000,-.
Saat membutuhkan dana tunai, saldo titipan emas kita ini dapat dijual kembali (buyback) ke Pegadaian dengan minimal penjualan 1 gram. Kita akan menerima uang tunai sebesar jumlah nilai tukar uang dengan logam mulia pada hari itu.
Jika kita menghendaki fisik emas batangan, juga bisa. Cukup dengan  melakukan order cetak dengan pilihan keping (5gr, 10gr, 25gr, 50gr, dan 100gr) dengan membayar biaya cetak sesuai dengan kepingan yang dipilih. Dengan  minimal saldo rekening 0.1 gram. Mudah bukan?
Transaksi penjualan emas kepada Pegadaian dan pencetakan emas batangan, saat ini hanya dapat dilayani di Kantor Cabang tempat pembukaan rekening dengan menunjukkan Buku Tabungan dan identitas diri yang asli.
Jadi semangat ini untuk bekerja mencari pundi-pundi uang buat bisa disetorkan ke Tabungan Emas, biar bisa cukup jumlahnya nanti untuk bisa beli aset lagi. Aamiin.






Komentar